Festival AKSARA ULU Sukses Digelar, Prof. Candra: Mahasiswa Baru Wajib Ikut Minimal Satu Organisasi

Kampus Kita

14 August 2025 | 12.23 WIB

Festival AKSARA ULU Sukses Digelar, Prof. Candra: Mahasiswa Baru Wajib Ikut Minimal Satu Organisasi

Festival AKSARA ULU 2025 yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu (Unib), Rabu (30/7/2025), berlangsung meriah dan sukses. Kegiatan yang disambut antusias oleh lebih dari 5.000 mahasiswa baru ini menjadi bagian awal dari rangkaian Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unib Tahun Akademik 2025/2026.

5Pembukaan Festival AKSARA ULU ditandai pemukulan dol oleh Wakil Rektor III Unib.(foto:hms1)

Mengusung tema “Rafflesia Muda Berdampak, Indonesia Cemerlang,” Festival AKSARA ULU bertujuan mengenalkan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru, sekaligus mempromosikan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai sarana pengembangan diri.

“Kami memperkenalkan puluhan Ormawa dan UKM di lingkungan Unib sebagai wadah pelatihan dan pembentukan karakter mahasiswa yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan dan pembangunan bangsa,” ujar Ketua Panitia AKSARA ULU, Benito Jakob Abdillah.

Ia menjelaskan, AKSARA ULU merupakan singkatan dari Agenda Kegiatan Sapa Mahasiswa Baru Universitas Bengkulu, yang secara rutin diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM Unib) bekerja sama dengan Bagian Kemahasiswaan Rektorat Unib.

2Sebanyak 5102 Mahasiswa Baru mengikuti Festival AKSARA ULU di GSG Unib.(foto:hms1)

Festival ini menjadi ajang penyambutan bagi mahasiswa baru yang baru menginjakkan kaki di kampus. Sekaligus menjadi pembuka PKKMB yang puncaknya akan dilaksanakan pada 4–5 Agustus 2025 di Stadion dan GSG Unib.

“Setelah mengenal berbagai organisasi, kami mengajak seluruh mahasiswa baru untuk memilih organisasi sesuai minat dan bakat. Mari berkontribusi melalui prestasi dan aksi nyata yang memberi dampak positif bagi masyarakat dan negara,” tambah Benito.

Mewakili Rektor Unib Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E, M.Sc, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Candra Irawan, S.H, M.Hum, dalam sambutannya menegaskan pentingnya mahasiswa baru terlibat aktif dalam organisasi.

13Pimpinan Unib bersama seluruh Ketua Ormawa dan UKM mendeklarasikan PKKMB tanpa perundungan, pelecehan dan perbuatan melanggar aturan.(foto:hms1)

“Unib telah menyediakan banyak pilihan Ormawa dan UKM untuk mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, serta soft skill dan hard skill mahasiswa. Organisasi-organisasi ini bukan hanya tempat belajar non-akademik, tapi juga mitra strategis universitas dalam meraih prestasi dan meningkatkan daya saing institusi,” ungkap Prof. Candra.

Ia menegaskan, keberhasilan seorang mahasiswa di kampus bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh keterlibatan aktif dalam kegiatan pengembangan diri di luar kelas.

“Saya berharap, setiap mahasiswa baru memilih minimal satu organisasi untuk membentuk karakter, melatih kepemimpinan, serta meningkatkan kompetensi diri sejak dini,” pesannya.

Kesuksesan festival ini terlihat dari tingginya antusiasme mahasiswa baru yang hadir sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Sorakan, yel-yel, dan tepuk tangan dari 5.100 peserta menggema sepanjang acara, meski cuaca di luar gedung mulai mendung.

Sejumlah Ormawa dan UKM tampil memperkenalkan diri dan menunjukkan kreativitasnya dalam festival yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Unib TV. Beberapa di antaranya yaitu Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), UKM Debat, Koperasi Mahasiswa (Kopma), Pramuka, PMI, Teater Basurek, Musik, P3M, serta UKM olahraga seperti Futsal, Basket, Taekwondo, dan Karate. Tak ketinggalan UKM Kerohanian serta pertunjukan minat bakat seperti solo song lagu pop dan dangdut turut memeriahkan suasana. [Purna Herawan/Humas].

/

5

Ulas Sekarang