Dirjen Dikti Resmikan Smart Greenhouse Vitaceae di UG Technopark: Kolaborasi Pentahelix Wujudkan Inovasi Berdampak

Kabar

19 October 2025 | 19.35 WIB

Dirjen Dikti Resmikan Smart Greenhouse Vitaceae di UG Technopark: Kolaborasi Pentahelix Wujudkan Inovasi Berdampak

Cianjur – Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pertanian cerdas (smart farming) dan riset terapan yang berdampak nyata, Universitas Gunadarma mengambil langkah konkret dengan menghadirkan Smart Greenhouse Vitaceae di kawasan UG Technopark. Fasilitas ini bukan sekadar rumah kaca modern, melainkan laboratorium hidup yang memadukan teknologi digital dengan kearifan alam.

Inovasi ini diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi pada Sabtu (18/10), sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mewujudkan ekosistem riset dan inovasi yang terhubung, kolaboratif, dan berdampak.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi greenhouse ini, yang berhasil memadukan smart technology dan nature wisdom. Dengan pendekatan seperti ini, kita dapat mengembangkan berbagai varietas unggul yang memiliki potensi besar,” ujar Dirjen Dikti.

Berlokasi di lahan seluas lebih dari 63 hektar, UG Technopark terdiri dari dua kawasan utama: Kawasan Riset dan Pengembangan serta Kawasan Agrowisata. Fasilitas ini menjadi ruang implementasi Tridharma perguruan tinggi, hilirisasi hasil riset pertanian, sekaligus wahana edukasi publik.

UG Technopark dikembangkan dengan model pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, industri, komunitas, dan media. Sejumlah mitra yang tergabung antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB), Perhimpunan Hortikultura Indonesia (Perhorti), Biotrop, Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (Peripi), serta Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia (Maporina).

Pada kesempatan ini Rektor Universitas Gunadarma, Margianti, menyampaikan komitmen untuk menjadikan UG Technopark sebagai pusat riset dan pengembangan berbasis teknologi yang inklusif. Sementara itu Kepala UG Technopark menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam pengembangan teknologi pertanian di kampus.

“Kami menggandeng IPB, Perhorti, dan berbagai mitra lainnya dalam pengembangan greenhouse. Hal ini menunjukkan bahwa kami tidak bisa berjalan sendiri, kolaborasi dan sinergi dengan seluruh pihak terkait menjadi kunci untuk mewujudkan inovasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, Dirjen Dikti menegaskan pentingnya kolaborasi lintas-sektor dalam membangun inovasi yang memberi manfaat luas.

“Pendekatan yang dilakukan sudah tepat, pentahelix, kolaborasi lintas sektor antara kampus, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan. Inilah model kolaborasi yang kami dorong dalam paradigma Diktisaintek Berdampak,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Dikti juga menyempatkan untuk mengunjungi sejumlah zona tematik seperti zona buah-buahan, herbal dan rempah, tanaman hias dan edible flower, sayuran dan palawija. Dari sisi teknologi, zona smart farming, energi baru terbarukan (EBT), galeri robotika, smart greenhouse, dan Park Surveillance and Command Center.

Seluruh aktivitas di greenhouse terintegrasi dalam sistem digital yang dapat diakses secara jarak jauh melalui teknologi IoT, menjadikannya percontohan nyata pertanian presisi berbasis data di lingkungan perguruan tinggi.

Menutup pemaparannya, Dirjen Dikti juga mendorong agar kampus mampu menjembatani riset dengan kebutuhan masyarakat.

“Kampus harus mampu menjadi center of solution, membawa berbagai permasalahan di masyarakat, seperti kemiskinan dan stunting, ke dalam living laboratories untuk dicarikan solusinya. Keberdampakan seperti inilah yang kita butuhkan, yang benar-benar sesuai dengan realitas di lapangan,” tegasnya.

Peresmian Smart Greenhouse Vitaceae menandai langkah maju pendidikan tinggi Indonesia dalam menghadirkan inovasi yang relevan dan aplikatif. Melalui sinergi antara teknologi, alam, dan kolaborasi lintas sektor, Universitas Gunadarma menunjukkan komitmen nyata terhadap semangat Diktisaintek Berdampak.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

#DiktisaintekBerdampak #Pentingsaintek #Kampusberdampak #Kampustransformatif

/

5

Ulas Sekarang

Baca Juga