Dari Sisa Produksi Keju Jadi Pelapis Pangan, Mahasiswa UB Kembangkan WHEACOAT

Kampus Kita

29 Agustus 2026 | 00.00 WIB

Dari Sisa Produksi Keju Jadi Pelapis Pangan, Mahasiswa UB Kembangkan WHEACOAT

Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) menghadirkan inovasi WHEACOAT, pelapis pangan alami berbasis kitosan yang memanfaatkan fraksi lemak dari whey, cairan sisa produksi keju mozzarella.

Inovasi ini berangkat dari persoalan limbah whey yang memiliki kandungan bahan organik tinggi dan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola. Di sisi lain, whey masih mengandung lemak susu yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pelapis pangan.

Melalui Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM), Nazwa Aulia dari Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) UB memanfaatkan fraksi lemak tersebut sebagai agen hidrofobik untuk membantu mengurangi penguapan air dari permukaan bahan pangan.

WHEACOAT memadukan kitosan sebagai pembentuk lapisan dengan lemak whey. Formula kemudian dikemas dalam botol semprot sehingga dapat diaplikasikan secara tipis pada permukaan buah atau sayuran.

Dalam uji awal selama 14 hari pada kentang, formula dengan 1,5 persen lemak whey mencatat susut bobot terendah sebesar 1,81 persen, dibandingkan 1,96 persen pada pelapis kitosan tanpa lemak. Meski demikian, tim menyebut pengujian berulang masih diperlukan untuk memastikan konsistensi hasil.

Inovasi tersebut kemudian diserahkan kepada Koperasi Margo Makmur Mandiri, Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, pada penutupan kegiatan PMM, 17 Agustus 2026. Produk turut dilengkapi poster panduan penggunaan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

WHEACOAT menunjukkan bagaimana sisa produksi yang berpotensi menjadi limbah dapat diolah menjadi produk bernilai guna. Dari mahasiswa, inovasi hadir untuk menjawab persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

universitas brawijaya

SDGs12

DIKTI BERDAMPAK

/

5

Ulas Sekarang