Menjemput Masa Depan Talenta Bangsa, Kemdiktisaintek Buka Kompetisi Kajian Strategis HALUAN KITA 2026

05 November 2026 | 16.00 WIB


Kesenjangan antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan dunia kerja masih menjadi tantangan dalam pembangunan talenta nasional. Di tengah transformasi ekonomi dan perubahan kebutuhan industri, diperlukan upaya terintegrasi untuk memastikan ketersediaan talenta yang kompeten, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Sekretariat Jenderal membuka *Program Kajian Strategis Penopang Ekosistem Talenta Nasional – HALUAN KITA Tahun 2026*, dengan dukungan skema Dana Abadi Penelitian. Program ini mengajak perguruan tinggi negeri berkontribusi menghasilkan kajian berbasis bukti sebagai landasan pengembangan ekosistem talenta nasional.

HALUAN KITA merupakan inisiatif lintas kementerian yang mempertemukan kebutuhan dunia kerja dengan ketersediaan talenta melalui penguatan sistem informasi kompetensi, integrasi data, pengembangan kebijakan, serta navigasi pendidikan dan karier. Inisiatif ini ditopang dua pilar, yaitu *Teropong Bangsa* untuk memetakan transformasi ekonomi dan kebutuhan talenta masa depan, serta *Rintis Diri* untuk membantu masyarakat menentukan jalur pendidikan, mengembangkan kompetensi, dan merancang karier.

Melalui kompetisi ini, tersedia *20 topik kajian dalam lima klaster*, meliputi proyeksi kebutuhan talenta, fondasi data dan tata kelola, navigasi pendidikan dan karier, penyelarasan pasokan talenta dengan kebutuhan dunia kerja, serta integrasi dan pengukuran dampak ekosistem talenta nasional.

Kompetisi terbuka bagi seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dengan pengusulan proposal melalui sistem *Foresight*. Setiap kajian berlangsung selama 12 bulan sejak penandatanganan kontrak, dengan pendanaan maksimal *Rp250 juta*.

Lebih dari sekadar publikasi akademik, program ini diarahkan menghasilkan sistem atau prototipe yang dapat diimplementasikan maupun draf rekomendasi kebijakan, serta satu artikel pada jurnal internasional bereputasi minimal Q2 atau Q3 dengan status sekurang-kurangnya *under review*. Pelaksanaannya juga melibatkan calon pengguna hasil kajian agar solusi yang dihasilkan relevan dan aplikatif.

Melalui HALUAN KITA 2026, kementerian mengajak pimpinan perguruan tinggi mendorong dosen dan kelompok peneliti terbaik untuk berkontribusi. Kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan pemangku kepentingan menjadi kunci membangun ekosistem talenta nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan. Informasi mengenai topik, persyaratan, mekanisme pengusulan, dan tahapan seleksi dapat dipelajari melalui Petunjuk Teknis program.

Informasi Selengkapnya: https://bit.ly/JuknisHaluanKita2026