Tingkatkan Kompetensi Teknik Nasional, UNDIP Buka Program Profesi Insinyur Bagi 300 Perwira Pertamina

Our Campus

20 Agustus 2026 | 19.45 WIB

Tingkatkan Kompetensi Teknik Nasional, UNDIP Buka Program Profesi Insinyur Bagi 300 Perwira Pertamina

UNDIP, Semarang (20/8) – Universitas Diponegoro (UNDIP) secara resmi menyambut dan membuka program kerja sama pendidikan pada Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik UNDIP bersama PT Pertamina (Persero). Acara peresmian yang diselenggarakan pada Rabu (19/8) di Ballroom Rama Shinta Hotel Patra Semarang ini diikuti oleh 300 Perwira Pertamina terpilih yang siap menempuh pendidikan profesi keinsinyuran.

Sebelum acara pembukaan dimulai, telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua belah pihak mengenai Pelaksanaan Pendidikan Profesi Insinyur dan Pendampingan Sertifikasi Kompetensi Insinyur Profesional (SKIP). Dalam penandatanganan dokumen PKS tersebut, UNDIP diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., sementara dari PT Pertamina (Persero) diwakili oleh Rosalia Ambar Yuniarti, S.H., M.M., selaku Vice President Learning Management, Pertamina Corporate University.

Pelaksanaan program PSPPI UNDIP ini dijalankan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk memfasilitasi rekognisi akademis atas rekam jejak, pengalaman kerja, dan kontribusi teknis para peserta di industri. Seluruh rangkaian proses pembelajaran akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan standar dan ketentuan akademik yang ketat di lingkungan UNDIP.

Dalam laporannya, Senior Vice President Pertamina Corporate University, Robby Rafid, S.H., menyampaikan bahwa dari total 532 perwira Pertamina Group yang mendaftar, sebanyak 300 peserta berhasil lolos proses seleksi mandiri yang dilakukan oleh UNDIP. “Program profesi ini merupakan bentuk amanat UU No. 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran sekaligus komitmen keberlanjutan Pertamina dalam memperkuat standar profesionalisme SDM. Melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pengalaman dan kontribusi nyata para perwira di industri akan direkognisi secara akademis untuk mendukung keandalan operasi dan perancangan bisnis Pertamina,” ujar Robby Rafid.

Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Andy Arvianto, M.B.A., C.R.P., menyampaikan apresiasinya atas standar kualitas seleksi akademik yang diterapkan oleh UNDIP dalam menjaring calon mahasiswa. “Pengalaman lapangan yang luas perlu dilegalisasi dan disetarakan dengan standar profesi internasional. Langkah ini merupakan investasi pilar talent development Pertamina untuk memperkuat jalur karier spesialis agar sejajar, bahkan dapat melampaui jalur manajerial. Kami mengapresiasi UNDIP yang mempertahankan standar kualitas tinggi dalam proses seleksi ini,” ungkap Andy Arvianto.

Sementara itu, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan komitmen UNDIP untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan SDM bangsa melalui sinergi bersama industri. “UNDIP tidak ingin menjadi menara gading. Riset dan inovasi dari kampus harus berkolaborasi langsung dengan industri seperti Pertamina. Melalui PSPPI ini, kami ingin membangun optimisme dan mencetak insinyur-insinyur unggul yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memberikan kemanfaatan nyata bagi masyarakat dan kemajuan Indonesia,” tegas Prof. Suharnomo.

Para peserta juga menerima pembekalan materi dalam Sharing Session Keinsinyuran oleh Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Dr. Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, M.B.A., IPU., ASEAN Eng., yang membawakan materi inspiratif mengenai bidang keinsinyuran. Dilanjutkan dengan Pengenalan PSPPI UNDIP oleh Dekan Fakultas Teknik UNDIP, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., yang memaparkan tata kelola akademik, kurikulum, dan mekanisme pembelajaran PSPPI di lingkungan UNDIP.

Melalui penguatan riset, fasilitas akademik yang adaptif, dan standar tinggi profesionalisme keinsinyuran, UNDIP menegaskan kapasitasnya sebagai Perguruan tinggi yang siap menjadi pilar utama pencetak SDM berdaya saing global. Kemitraan strategis berkelanjutan ini menjadi bukti nyata komitmen UNDIP untuk tidak sekadar menjadi menara gading, melainkan terus hadir memberikan solusi konkret, melahirkan insinyur berstandar internasional, dan mengawal kedaulatan serta keberlanjutan energi nasional. (Komunikasi Publik/UNDIP)

DiktisaintekBerdampak

UNDIP

Kolaborasi Industri

PSPPI UNDIP

/

5

Rate Now