Politeknik Negeri Jember (Polije) saat ini mengelola TEFA Nursery dan Bunga Potong yang berlokasi di kawasan dataran menengah Rembangan. Lokasi tersebut memiliki ketinggian sekitar 600 mdpl sehingga sangat ideal untuk mendukung budidaya bunga krisan serta aster.
Ujang Tri Cahyono, selaku Manajer, menjelaskan bahwa kebun ini membudidayakan dua jenis krisan utama. Jenis tersebut meliputi krisan standar yang memiliki satu bunga besar serta krisan spray dengan beberapa bunga pada satu tangkai.
“Terdapat dua jenis krisan yang dibudidayakan, yakni krisan standar dengan satu bunga besar per tangkai serta krisan spray,” ujar Ujang Tri Cahyono.
Selain itu, pihak pengelola mengatur jadwal penanaman secara bertahap agar proses panen dapat berlangsung setiap hari secara kontinu. Hal ini dilakukan karena tingkat permintaan bunga potong dari para florist di wilayah Jember hingga Bondowoso terpantau sangat tinggi.
“Penanaman dilakukan secara bertahap sehingga panen bunga dapat dilakukan setiap hari secara kontinu,” jelas Ujang Tri Cahyono mengenai strategi produksinya.
Bahkan, banyak pula pengunjung dari luar daerah seperti Lumajang dan Banyuwangi yang sengaja datang untuk memetik bunga secara langsung. Meskipun peminat terus bertambah, saat ini manajemen masih memfokuskan seluruh hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar harian.
“Produksi yang ada saat ini masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar harian,” tegas Ujang Tri Cahyono.
Oleh karena itu, Polije telah menyusun rencana strategis untuk memperluas lahan produksi guna menambah populasi bunga krisan di masa mendatang. Melalui upaya ekspansi tersebut, jangkauan distribusi diharapkan dapat menyentuh wilayah Situbondo hingga Lumajang.
“Ke depan, Polije berencana melakukan perluasan lahan guna menambah populasi bunga krisan agar distribusi dapat menjangkau wilayah yang lebih luas,” pungkas Ujang Tri Cahyono.





