Mendiktisaintek Bahas Pelibatan Kampus dalam Pengembangan Chip Merah Putih

News

30 Oktober 2026 | 16.15 WIB

Mendiktisaintek Bahas Pelibatan Kampus dalam Pengembangan Chip Merah Putih

Jakarta–Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto membahas perkembangan persiapan pengembangan chip nasional, termasuk kesiapan ekosistem desain, penguatan riset, kebutuhan talenta. Hal ini dibahas bersama Direktur Digital Business Perum Peruri, Edwin Purwandesi dalam Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Pengembangan Industri Semikonduktor dan Chip Nasional (Chip Merah Putih), Jumat (30/10).


Dalam pertemuan tersebut, Mendiktisaintek menekankan pentingnya memastikan setiap tahapan pengembangan Chip Merah Putih berjalan secara terarah dan memiliki dasar yang kuat. Pembahasan kali ini menindaklanjuti pertemuan sebelumnya dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), terkait rencana pengembangan industri semikonduktor nasional.


“Dari pertemuan terakhir, sudah disampaikan kesiapan dari BP BUMN untuk mengajukan izin prakarsa. Hari ini kita akan mendengar perkembangan terbaru dan mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu dilengkapi. Target sebelumnya adalah 11 November, paling tidak prosesnya sudah mulai masuk tahap harmonisasi,” ujar Menteri Brian.


Selain itu, Direktur Digital Business Perum Peruri memaparkan perkembangan ekosistem desain chip yang telah disiapkan bersama sejumlah mitra. Salah satu fondasi yang telah tersedia adalah sandbox atau lingkungan pengembangan desain chip yang sebelumnya telah dimanfaatkan dalam kegiatan hackathon. Kegiatan tersebut diikuti 98 tim dari 41 perguruan tinggi dengan melibatkan 338 mahasiswa.


Pihak Peruri juga menyampaikan bahwa pengembangan desain diarahkan pada sejumlah jenis chip, dengan mempertimbangkan kelayakan teknis dan ekonomi. Peta jalan yang disusun mencakup tahapan pengembangan desain hingga kemungkinan menuju fabrikasi. Dalam proses tersebut, kebutuhan sumber daya manusia dan pengembangan talenta menjadi bagian yang turut diperhitungkan.


Dari sisi riset, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Fauzan Adziman menyampaikan bahwa kementerian tengah mendukung riset semikonduktor, melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi. Salah satunya merupakan program riset dengan target penyelesaian pada Mei 2028. Riset ini diharapkan dapat menjadi salah satu fondasi bagi pengembangan kemampuan desain chip nasional.


Lebih lanjut juga dibahas kebutuhan penyiapan kerangka kebijakan dan koordinasi antarlembaga, agar pengembangan industri semikonduktor memiliki arah penugasan yang jelas. Pembahasan mencakup urgensi keterlibatan pemerintah, peran BUMN, serta kemungkinan penyusunan instrumen kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan program. Aspek hukum dan substansi yang akan disampaikan kepada publik juga perlu dipastikan agar sejalan dengan tahapan kesiapan program.



Melalui koordinasi lintas pemangku kepentingan dan penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, serta industri, Kemdiktisaintek mendorong pengembangan kapasitas sains dan teknologi nasional agar dapat berkontribusi pada penguatan industri strategis Indonesia.


Humas

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi


#DiktisaintekBerdampak

#Pentingsaintek

#Kampusberdampak


/

5

Rate Now