Dokter Muda Unila Raih IPK Sempurna, Tuntaskan Magister Kesehatan Masyarakat dalam 1 Tahun 4 Bulan

Our Story

28 March 2026 | 14.00 WIB

Dokter Muda Unila Raih IPK Sempurna, Tuntaskan Magister Kesehatan Masyarakat dalam 1 Tahun 4 Bulan

Bandar Lampung – Universitas Lampung kembali menorehkan capaian akademik melalui prestasi salah satu lulusannya. Seorang dokter muda, Adilla Dwi Nur Yadika, berhasil menyelesaikan studi Magister Kesehatan Masyarakat dalam waktu 1 tahun 4 bulan dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dan predikat pujian.

Capaian tersebut mengantarkan dr. Adilla sebagai lulusan terbaik pertama Program Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Unila sekaligus meraih predikat lulusan terbaik kedua tingkat universitas.

Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi akademik yang tidak hanya dinilai dari capaian nilai semata. Penetapan lulusan terbaik juga mempertimbangkan sejumlah aspek lain, seperti masa studi, kemampuan bahasa asing melalui skor TOEFL, serta publikasi ilmiah yang dihasilkan selama masa pendidikan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, Evi Kurniawaty, menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih dr. Adilla.

“Lulusan terbaik Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, sekaligus terbaik kedua wisuda Unila, yaitu dr. Adilla Dwi Nur Yadika, S.Ked., M.K.M. Selamat dokter Adilla, semoga ke depan semakin sukses,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Adilla mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih setelah melalui proses panjang selama menempuh pendidikan. Menurutnya, keberhasilan bukan hanya tentang menjadi yang terbaik, tetapi juga tentang kemampuan untuk terus bertahan dan melangkah menghadapi berbagai tantangan.

“Pencapaian ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tetapi tentang siapa yang bertahan dan terus melangkah,” ungkapnya.

Selama perjalanan akademiknya, dr. Adilla menempuh seluruh jenjang pendidikan di Unila, mulai dari Sarjana Pendidikan Dokter, Program Profesi Dokter, hingga Magister Kesehatan Masyarakat. Selain aktif dalam kegiatan akademik, ia juga memiliki pengalaman praktik klinis di sejumlah rumah sakit dan puskesmas serta terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi dan penelitian.

Pengalaman tersebut menunjukkan perpaduan antara prestasi akademik, pengalaman profesional, dan kontribusi organisasi yang membentuknya sebagai dokter muda dengan kompetensi yang komprehensif.

Kisah dr. Adilla menjadi gambaran bahwa dedikasi, konsistensi, dan lingkungan pendidikan yang mendukung dapat membuka peluang bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang dan berprestasi. Capaian ini juga memperkuat komitmen Unila dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

/

5

Rate Now