UNAIR NEWS – Rektor Universitas Airlangga mengukuhkan mahasiswa pascasarjana semester genap tahun akademik 2016/2017. Mahasiswa yang dikukuhkan meliputi mahasiswa program doktoral, magister, spesialis, dan profesi. Acara berlangsung di Aula Garuda Mukti, Kantor Manajemen, Kampus C UNAIR, Kamis (23/2).

Jumlah mahasiswa yang dikukuhkan yaitu 586 mahasiswa. Mereka terdiri dari 391 mahasiswa S-2, 3 mahasiswa S-3, 167 mahasiswa spesialis, dan 18 mahasiswa sub spesialis. Pengukuhan mahasiswa baru ini ditandai dengan pemakaian jaket almamater dan mutz oleh Rektor UNAIR kepada perwakilan mahasiswa baru.

Pada kesempatan ini Rektor UNAIR Prof. Nasih mengatakan, para mahasiswa yang baru dikukuhkan ini adalah putra putri terbaik yang berhasil lolos serangkaian seleksi penerimaan. Ia lantas berharap agar para mahasiswa bisa menuntut ilmu sebaik mungkin, mengabdikan diri, dan mengatasi permasalahan di masyarakat.

“Contohnya, jumlah dokter dan spesialis di Indonesia masih sangat terbatas. Saudara adalah putra-putri terbaik pilihan, yang telah mengikuti beragam proses seleksi. Untuk itu, jadilah mahasiswa yang mampu memberikan kontribusi untuk bangsa ini,” ujar Prof. Nasih.

Ia juga berpesan agar mahasiswa baru mampu memegang teguh nilai unggul (excellence) yang menjadi motto UNAIR. “UNAIR punya value yang harus didukung dan dipegang bersama-sama, bahkan setelah lulus. Ialah motto Excellence with Morality,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Menteri Menteri Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan turut hadir memberikan orasi ilmiah dihadapan mahasiswa. Ia membawakan orasi dengan tema “Peran Perguruan Tinggi dalam Kepemimpinan Nasional”.

pengukuhan-1

Alumnus program studi S-1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR ini, memberikan motivasi kepada mahasiswa agar menempuh pendidikan bukan dengan tujuan perolehan gelar semata.

“Kalau menempuh pendidikan tinggi hanya untuk kenaikan pangkat atau pengakuan masyarakat, sebaiknya tidak usah sekolah. Punyalah cita-cita agar ilmu bisa digunakan untuk kemanfaatan masyarakat,” ujar Jonan. (*)