Mengikuti setiap perkembangan teknologi dan informasi seolah sudah menjadi kewajiban bagi manusia zaman sekarang. Kalau tidak, siap-siaplah di tenggelamkan zaman dan tersesat dalam perubahan yang begitu pesat. Begitu pula halnya dengan mahasiswa yang juga dituntut memahami dan menguasai teknologi dan informasi (TI). Maka untuk mencapai harapan tersebut, dibutuhkan sebuah wadah dalam pembinaan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang TI. Hal itulah yang menjadi latar belakang lahirnya Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Neo Telemetri Universitas Andalas (Unand). Dengan visi “Mewujudkan Kampus Universitas Andalas yang Berwawasan Informasi dan Teknologi”. UKM Neo Telemetri menjadi wadah bagi mahasiswa untuk senantiasa belajar dan mengembangkan kreativitas di bidang TI.

Mulanya organisasi mahasiswa (ormawa) ini bernama UKM Telemetri. UKM ini berdiri sejak tahun 2001 dan diprakarsai oleh Fauzan, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2000 bersama rekan-rekannya. Pendirian UKM Telemetri disahkan oleh Pembantu Rektor III Unand, Firman Hasan dan dibina oleh Pembantu Rektor I Unand, Edison Munaf.

Ormawa ini sempat mengadakan Seminar GSM dan DCMA pada tahun 2003. Namun, setelah kegiatan tersebut, UKM ini mengalami kevakuman karena tidak adanya regenerasi,”ujar Ketua Umum UKM Neo Telemetri, Ikhwan Suseno Yendro.

Selanjutnya, Suseno menceritakan pada tahun 2005, UKM Telemetri sempat kembali dihidupkan. Tawaran dosen Unand yang menjabat sebagai penanggung jawab bidang kesekretariatan, Busyra Azheri untuk kembali membangkitkan UKM Telemetri disambut baik oleh 13 mahasiswa yang menjadii Liason Officer (LO) di bidang komputer saat Unand menjadi tuan rumah Pekan Ilmiah Mahasiswa Unand (Pimnas) XIX. UKM Telemetri kembali bangkit di topang oleh Marzuqi (Teknik Mesin 2013) dan rekan-rekannya. Akan tetapi, UKM Telemteri kembali mati suri karena sebagian besar mantan anggota LO tersebut telah tamat.

Pada awal 2006, Marzuqi beserta anggota lainnya yang masih tersisa, seperti Dodi Febrizal dan Syahkboel Hafiz berhasil mengajak Meiki Eru Putra, Nazwarman, Ikhlas, Rahmat Hidayat, Kamshory dan Taufik Sabirin yang aktif di bidang TI untuk bergabung. Maka pada tanggal 18 Maret 2006, kesembilan mahasiswa tersebut dengan di motori Marzuqi sebagai ketua, mendirikan ulang UKM tersebut.┬áNamanya di tambah kata “Neo” sebagai tanda semangat baru yang diusung. Jadilah namanya UKM Neo Telemetri dan aktif hingga sekarang.”kata mahasiswa Jurusan Sistem Komputer angkatan 2013 itu melanjutkan.

Saat ini, UKM Neo Telemetri 26 anggota aktif. Ada 3 Divisi yang menjadi wadah pengembangan kreativitas para anggotanya, yaitu Divisi Multimedia dan Desain, Divisi Programming dan Divisi Sistem Komputer dan Jaringan .

Hingga sekarang, UKM ini sudah meraih berbagai prestasi di bidang TI, antara lain juara favorit Hackathon Sumbar 1.0 (2015), winner and most like video Internet of Think (IoT) di Institut Teknologi Bandung (2016), juara Kedua Hackathon ISCE Sumbar-Riau (2016), finalis Bukalapak Programming Contest, masuk 10 besar finalis aplikasi edukasi UNITY Educomp #3 di Universitas Negeri Yogyakarta (2015), UKM terkreatif pada Unand Award (2016) dan banyak lainnya.

Tidak hanya itu, berbagai karya dan keterampilan yang dimiliki para anggotanya juga telah dimanfaatkan oleh berbagai lembaga, baik didalam maupun di luar kampus. (HLN)