TONDANO – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir meresmikan dan meletakkan batu pertama pembangunan Kawasan Pembinaan Mentalitas Pancasila serta gedung Pasca Sarjana dan Auditorium Universitas Negeri Manado (Unima), Tondano, Sulawesi Utara pada jumat (29/7).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow serta  sebagian besar senat dan Guru Besar Unima serta ketiga calon rektor Unima; Paula Runtuwene, Joulanda Rawis dan Raymond Rumampuk.

Pada laporan pembukaan, Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Jamal Wiwoho yang sekaligus menjadi Plh. Rektor Unima menjelaskan bahwa pembangunan kawasan mentalitas Pancasila ini adalah ide dan gagasan yang muncul dari segenap civitas akademika yang sangat beragam.

“Ini untuk menyiapkan wahana bagi generasi muda yang akan datang agar mereka punya daya juang yang tinggi dalam menghadapi segala tantangan yang ada pada nantinya,” ujarnya.

Dalam sambutannya Menteri Nasir memberikan apresiasi kepada Unima serta jajarannya atas inisiasi yang baik dalam pembangunan sarana dan prasarana di lingkungan kampus Unima.

“Semua Perguruan Tinggi harus menjadi pilar utama untuk menjaga moral, mutu, kemajuan dan menjaga kedamaian,” ucapnya.

Sejalan dengan itu, Unima berhasrat akan selalu meningkatkan kapasitas Perguruan Tingginya sebagai Perguruan Tinggi yang bermartabat, bermutu, unggul, dan kompetitif yang didukung oleh sarana dan infrastruktur yang baik. (ard)

Galeri