Dosen Departemen Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Deden Saprudin, M.Si merupakan dosen yang aktif meneliti nanomagnetit. Dosen yang fokus pada kimia analitik ini mulai meneliti tentang nanomagnetit sejak lulus S3 pada tahun 2012.

Dikatakannya, nanomagnetit memiliki banyak keunggulan, seperti di bidang pertanian. Nanomagnetit dapat meningkatkan produktivitas tanaman hasil pertanian, selain juga dapat digunakan sebagai sensor. Nanomagnetit ini berfungsi seperti hormon tumbuhan yang dapat mempercepat laju pertumbuhan tanaman.

“Saat ini, nanomagnetit memang masih dalam tahap preparasi bahan dan baru diujicobakan pada tanaman yang berkecambah. Ke depannya, nanomagnetit ini nantinya dapat pula diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman dewasa atau ke beberapa tanaman tertentu. Di samping itu, hasil yang diperoleh juga terlihat bagus pada saat diaplikasikan ke tanaman berbunga. Harapannya nanomagnetit ini dapat segera di-scale up,” imbuhnya.

Deden yang merupakan Sekretaris Departemen Kimia ini menuturkan cara kerja dari nanomagnetit ini adalah dengan memasukkan ke dalam tanah dan bisa ditarik lagi dengan menggunakan magnet lalu diberi unsur hara lagi, untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam tanah lagi.

Dosen yang mengabdi sejak tahun 1994 ini mengungkapkan bahwa nantinya nanomagnetit ini bisa diterapkan ke masyarakat sebagai pupuk yang ramah lingkungan.(UD/NM)