Pada Senin, 19 Januari 2015, bertempat di Auditorium Pendidikan Tinggi telah mengadakan acara penandatanganan Berita Acara serah terima aset dan Nota Kesepahaman dalam rangka penegerian Universitas Andi Djemma.

Pada kesempatan ini Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Patdono Suwignjo dengan Yayasan Tociung Luwu Kota Palopo Prov Sulawesi Selatan, Achmar Mallawa menandatangani naskah Berita Acara serah terima aset berupa tanah, gedung dan bangunan, peralatan dan mesin, aset lainnya, serta Sumber Daya Manusia Univerisitas Andi Djemma di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan.

Selanjutnya Menristekdikti diwakili oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Patdono Suwignjo dan Amru Saher sebagai Kepala Biro Kerjasama yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan menandatangani Nota Kesepahaman Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mengatakan salah satu dari kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi terutama di daerah-daerah luar jawa yaitu dengan strategi melakukan penelitian.

“Sebetulnya ada cara lain yaitu bukan menegerikan PTS tetapi mulai mendirikan program studi baru dari awal tetapi mendirikan program studi baru dari awal ini prosesnya akan sangat panjang, maka salah satu cara yang lebih cepat adalah dengan mendirikan PTS menjadi negeri. Pada tahun 2013 dan 2014 sudah ada 17 PTS yang dinegerikan,” ujarnya.

Dalam acara  ini juga turut dihadiri oleh Direktur Pelaporan dan Kerjasama Pendidikan Tinggi, Hermawan Kresno; Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian Ristek, Agus Sediadi; Rektor Univeristas Andi Djemma, Marsus Suti. (md/humasristek)