Menristekdikti M Nasir melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Jember di Jawa Timur pada Sabtu, 17 Januari 2015 dalam rangka melihat dari dekat pencapaian Unej di berbagai bidang. Kunjungan ini merupakan salah satu cara Menristekdikti dalam memperhatikan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Menristekdikti melakukan peninjauan ke laboratorium Center for Development of Advanced Sciences and Technology (CDAS) milik Unej yang telah melahirkan produk tebu transgenic. Selain itu Menristekdikti juga meninjau sejumlah produk unggulan Unej yang dipamerkan di halaman Agrotechnopark Unej.

“Jangan sampai hasil riset mandek di sini karena biaya riset cukup mahal, sehingga kami mendorong perguruan tinggi berinovasi untuk menghasilkan riset yang bisa diterapkan pada dunia usaha,” ujar M Nasir.

Seperti yang kita ketahui, Menristekdikti selalu mendorong seluruh perguruan tinggi untuk menghasilkan riset yang dapat menghasilkan produk kemudian dihilirkan ke dunia usaha. Menristekdikti juga menekankan bahwa pentingnya riset yang dilakukan berdasarkan pada permintaan di lapangan sehingga akan benar-benar dapat dipergunakan oleh masyarakat luas.

“Para peneliti sebaiknya memahami apa kebutuhan masyarakat, sehingga hasil penelitiannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Menristekdikti.

Pada kunjungan ini, menristek juga memberikan kuliah umum di Gedung Soetardjo Unej. Menristek menegaskan pada kuliah umum tersebut bahwa akan menyiapkan beasiswa S2 dan S3 untuk seluruh mahasiswa di Indonesia  yang memiliki nilai bagus.

“Jangan menjadi mahasiswa kunong, yang hanya kuliah terus nongkrong-nongkrong saja. Tempatkan posisi mahasiswa sebagaimana mestinya, sebagai calon pemimpin masa depan bangsa,” tegas Menristekdikti.

Menristekdikti berharap agar mahasiswa dapat memberikan peranan penting untuk membangun bangsa melalui berbagai bidang yang telah dikuasai dan inovasi-inovasi.

(flh/humasristek)