Serpong, 11 februari  2015

Bismillahirrahmaanirrahim Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh,

Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhannahu Wa Ta’allaa,

yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya, sehingga kita semua dapat hadir bersama pada Acara Serah Terima Hibah Kendaraan Mobil Rendah Emisi Berbahan bakar Gas (CNG) Dual Fuel – HONDA CITY ini dalam keadaan sehat wal afiat serta penuh semangat.

Dalam kesempatan yang baik ini pula, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada para undangan, dari lingkungan lembaga Litbang Pemerintah, Perguruan Tinggi maupun Industri yang saat ini diwakili oleh PT Honda Prospect Motor, yang telah hadir di sini untuk bersama-sama memberikan partisipasi dan kontribusinya dalam mengembangkan peran IPTEK  dalam pencapaian cita-cita pembangunan nasional. 

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Dapat saya sampaikan bahwa dalam RPJMN tahap ke-3 (2015-2019) telah ditetapkan amanat peran kemampuan IPTEK sebagai basis dalam pembangunan keunggulan kompetitif perekonomian. Salah satu diantaranya adalah kegiatan pembangunan IPTEK diperuntukkan bagi pelaksanaan ketahanan energy di sektor transportasi guna mendorong bagi aktivitas roda perekonomian masyarakat.

Dalam melaksanakan amanat Undang-Undang Konservasi Energy, (untuk menjamin ketahanan energy nasional khususnya konsumsi bahan bakar transportasi jalan), Pemerintah telah merealisasikan program Kendaraan Bermotor Hijau Harga terjangkau dan pengembangan program Kendaraan Bermotor Rendah Emisi yang mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) PP No 41 tahun 2013.

Langkah ini sebagai kebijakan untuk mengurangi beban subsidi BBM, meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif, mengurangi dampak polusi udara sekitar dan mendorong penggunaan kendaraan bermotor yang hemat energiSelain itu, program tersebut merupakan bentuk diversifikasi energi yang mendukung ketahanan energi nasional, khususnya terhadap bahan bakar gas yang telah diatur dalam PP terkait penyediaan, pendistribusian dan penetapan harganya untuk transportasi jalan.  

Hadirin sekalian yang saya hormati, 

Guna mendukung pencapaian hasil penghematan energi, diperlukan peran yang kuat antar institusi litbang pemerintah, akademisi dan industri dalam pelaksanaan inovasi IPTEK dan penguatan industri nasional. Industri kendaraan bermotor saat ini sudah  banyak melakukan inovasi pada penggunaan bahan bakar alternatif, mengingat cadangan energi dari bahan bakar minyak semakin menipis, sementara kebutuhan untuk transportasi terus meningkat. Beberapa alternatif energi untuk kendaraan bermotor telah digunakan selain bahan bakar gas, seperti biodiesel dan bioethanol. Sekiranya penerapan kendaraan berbahan bahan gas (CNG) ini ditingkatkan dan dikembangkan terus melalui peran inovasi IPTEK yang dilakukan sinergi antar pemerintah, akademisi dan industri, maka saya optimis sasaran tujuan penggunaan kendaraan berbahan bakar yang ramah lingkungan dan efisien dapat tercapai. Saya berharap, hibah kendaraan bermotor berbahan bakar gas ini dapat membantu Pemerintah dalam mengedukasi dan mensosialisasikan penggunaan CNG kepada masyarakat luas. 

Hadirin sekalian yang saya hormati, Sebagai penutup,  

saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih atas kerjasama PT HONDA PROSPEK MOTOR dengan BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI (BPPT).  Saya sangat menyambut baik langkah kerjasama ini dan semoga dengan serah terima kendaraan tersebut akan ditindaklanjuti dengan program inovasi bersama diantara lembaga litbang, universitas dan industri bagi peningkatan basis kemampuan IPTEK dan pembangunan ekonomi yang kompetitif.Demikian sambutan saya, terimakasih atas perhatiannya

Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Serpong,      

Februari  2015

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi,
Prof. Dr. H. Muhammad Nasir