Dalam rangka mendukung kedaulatan pangan, Agrinex Expo ke-9 tahun 2015 secara resmi dibuka pada Jumat, 20 Maret 2015 di Jakarta Convention Center, Jakarta. Agrinex Expo kali ini mengusung tema “Kedaulatan Pangan”, pameran dilaksanakan dari tanggal 20-22 Maret 2015 menampilkan hasil-hasil pertanian dan teknologi pertanian.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Penyelenggara Agrinex Expo 2015 Rifda Ammarina mengatakan bahwa Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai penyelenggara Agrinex Expo dan didukung Kementerian Pertanian mempunyai tujuan agar masyarakat lebih mengenal dan memahami sektor pertanian, mendorong minat mahasiswa dalam fakultas yang terkait agribisnis dan masyarakat umum untuk turut bekerja di bidang pertanian.

Menristekdikti M Nasir dalam sambutannya mengatakan bahwa Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sangat mendorong terwujudnya kedaulatan pangan dengan menjadikan iptek bidang pangan dan pertanian sebagai salah satu dari 7 bidang fokus Agenda Riset Nasional. Bentuk dukungan tersebut salah satunya diwujudkan dengan keikutsertaan Kemenristekdikti dalam pameran Agrinex Expo ke-9. Dengan menggandeng LPNK seperti Badan Tenga Nuklir Nasional (BATAN), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

“Jika dilihat perkembangan pertanian dan teknologi baru terbarukan, dari tahun ke tahun seharusnya kebutuhan pangan di negeri kita dapat terpenuhi, karena hasil pertanian yang didukung dengan teknologi semakin baik, hanya saja bagaimana kita memanfaatkannya agar menghasilkan nilai tambah untuk meningkatkan daya saing bangsa,” ujar M Nasir pada sambutan pembukaan Agrinex Expo ke-9.

Pada pembukaan Agrinex Expo 2015, M Nasir juga berkenan mengunjungi langsung stand-stand pameran di antaranya ke paviliun Kemenristekdikti dan IPB. Di paviliun Kemenristekdikti dipamerkan antara lain varietas benih padi unggul  seperti varietas Sidenuk , Mira, Pandan Putri dll. dari BATAN, varietas Gogo dari LIPI, kedelai Rajabasa, Mutiara 1 dan 2 dari BATAN, dan jagung BR-02 dan BR-04 dari BPPT. Selain benih unggul ditampilkan pula pupuk cair Bionik dan pupuk kompos Bioposka dari LIPI, sementara dari BSN ditampilkan aneka produk makanan dan bahan makanan ber-SNI. Dalam paviliun Kemenristekdikti juga disediakan tempat untuk berdiskusi antara pengunjung dan para penangkar benih yang diprakarsai oleh Asdep Iptek Masyarakat Kemenristek yang menghadirkan para Babinsa Kodam Jaya yang telah berhasil menanam padi varietas Sidenuk di Bekasi, Jawa Barat.

Hadir pada acara tersebut antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Ketua Umum Apindo Hariadi B. Sukamdani, Kadin UMKM, dan tamu undangan lainnya. (fr/ristektv-Hz/humasristek)