Untuk mendukung pengembangan riset nanoteknologi di Universitas Indonesia, pendiri Lippo Group Mochtar Riady menyumbangkan gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRCP) untuk kemajuan di bidang riset. Ground breaking gedung ini sudah dilaksanakan pada 11 Desember 2011 yang lalu. Gedung ini dirancang sabagai wadah bagi pembelajaran nano, terdiri dari laboratorium riset, ruang kerjasama, dan ruang pertemuan.

Pada Selasa, 10 Maret 2014, gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRCP) resmi diserahterimakan di Departemen Teknik Elektro Fakultas Tehnik Universitas Indonesia. Peresmian tersebut telah dihadiri  oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,  M Nasir; Rektor Universitas Indonesia, Muhammad Anis; dan Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady.

Penyerahan gedung Mochtar Riady Plaza Quantum ini diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan riset di bidang Nano Device di Departemen Teknik Elektro yang pada akhirnya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas serta Negara Kesatuan  Republik Indonesia.

Dalam sambutannya Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir mengatakan bagaimana Indonesia bisa bergerak maju kedepan lebih cepat,  “Saya hanya berpikir adalah memang kemajuan itu sangat tergantung kepada permasalahan teknologi oleh suatu negara. teknologi bisa maju itu sangat tergantung pada seorang engineer yang dihasilkan oleh suatu perguruan tinggi,” ujar M Nasir.

Menristekdikti berharap fasilitas laboratorium yang ada di Mochtar Riady Plaza Quantum ini bisa mendorong Fakultas Tehnik UI khusunya di Departemen Tehnik Elektro bisa meningkatkan kemampuannya dalam masalah riset dan bisa menghasilkan prototype.

Pendiri Lippo Group, Mochtar Riady mengatakan teknologi sangat menentukan nasib bangsa dan menentukan suatu perguruan tinggi. Menurut Mochtar Riady, Universitas Indonesia merupakan salah satu sumber kekuatan bangsa Inonesia, sehingga mengharapkan fasilitas ini bisa membuat Universitas Indonesia lebih berkembang terutama di bidang riset dan teknologi.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Menristekdikti, Abdul Wahid Maktub;  Dekan Fakultas Tehnik Univeristas Indonesia, Dedy Priady dan para jajaran dosen di Lingkungan Universitas Indonesia. (md/humasristek)