Bukan di pulau Jawa saja gaung mobil nasional terdengar, tapi mahasiswa Polnep mampu membuat mobil sekelas mobil nasional yang saat ini digaungkan di sejumlah media massa. Salah satu bukti ditorehkan Mahasiswa Polnep yang menjuarai beberapa event  internasional dalam pengembangan prototype, yaitu mobil hemat haban bakar yang diselenggarakan beberapa tahun ini.

Tim Polnep telah bergabung dengan Shell Eco-Marathon di kawasan Asia sejak tahun 2011. Prototype kendaraan pertama bernama Khatulistiwa Line. Melalui kerja keras Mahasiswa yang didukung manajemen Polnep, setiap tahun selalu mendapat peringkat yang membanggakan. Ditahun 2014, tim Polnep berhasil menjadi peringkat pertama se-Asia dari 182 peserta yang diadakan di Manila.Peningkatan terus diraih oleh Mahasiswa Polnep, ini berarti membuktikan bahwa Propinsi Kalbar, khususnya Polnep mampu memproduksi mobil nasional yang hemat energi dan ramah lingkungan serta tidak kalah saing dengan mobil-mobil nasional yang digaungkan Indonesia saat ini.

Menurut Direktur Polnep Mahyus, S.Pd, SE,MM, embrio atau bibit yang ada saat ini sangat membanggakan. Kemampuan mahasiswa Polnep sudah diakui di mata dunia dan ini merupakan potensi yang akan terus dikembangkan. Banyak hal yang harus dilihat ketika ingin ingin mengembangkan potensi tersebut, diantaranya nilai ekonomis, sumber daya lainnya serta modal. Sebagai bangsa yang besar tidak ada kata yang tidak bisa, ungkap Direktur Polnep. Indonesia adalah penduduk ASEAN dan ASEAN terdiri dari sepuluh Negara, bahkan 60 % adalah orang Indonesia. Tentunya sebagai sebuah bangsa yang besar, dengan adanya potensi untuk mengembangkan juga tentu sangat besar. Apalagi ketika pemerintah daerah hingga pemerintah pusat, khususnya Kementerian Teknologi, Riset dan Pendidikan RI mulai mempunyai perhatian terhadap beragam prestasi anak bangsa ini. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menangkap opportunity tersebut. Jika nantinya dari Pemerintah Propinsi Kalimantan Barat mendukung serta duduk satu meja membicarakan potensi yang ada secara komprehensif, tentu pihaknya yakin Polnep mampu dan bisa berbicara tentang mobil ciptaannya.

Tahun 2015 ini Polnep kembali mewakili Indonesia mengikuti lomba yang diselenggarakan di Manila dari tanggal 25 Februari s.d 03 Maret. Sebelumnya mengikuti lomba di Manila, Tim Polnep telah ditetapkan panitia Shell Indonesia pada tanggal 26 Januari 2015 sebagai juara I/pemenang Safety Competition yang diselenggarakan oleh PT Shell Indonesia dan berhak mendapatkan hadiah sebesar IDR 50.000.000 (Lima PuluhJuta Rupiah), sekaligus mewakili Indonesia mengikuti lomba di Manila. Tim Polnep sebagai manager, Febriandi Bahroni telah berangkat ke Manila tanggal 23 Februari 2015, keberangkatan tim di lakukan dihalaman Polnep oleh Direktur Mahyus, S.Pd, SE,MM.

Sumber www.polnep.ac.id
Selasa, 24 Februari 2015 | Oleh : admin | Kategori : Polnep