Kepala Bidang Pemetaan Iptek Masyarakat, Syachrial Annas sebagai perwakilan dari Kemenristekdikti bersama AKBP Farman Kapolres Madiun Kota melakukan panen perdana di demplot Madiun seluas 5000m2   Sabtu, 7 Maret 2015. Turut melakukan panen perdana ini adalah Ketua Bhayangkari Cabang Madiun Kota, Direktur PP Kerja, Perwakilan dari DPRD Kota Madiun, Perwakilan dari Bupati Kab.Madiun, dan Perwakilan dari Walikota Madiun.

Kemenristekdikti bekerjasama dengan Polres Madiun Kota melakukan Penanaman Padi Varietas Sidenuk dengan teknologi Intensifikasi Padi Aerob Terkendali – Berbasis Organik (IPAT-BO) di kebun contoh (demplot) Madiun, 29 November 2014.

Kerjasama ini dalam rangka pelaksanaan program “Kampung Inovasi Masyarakat” (KIMAS) lanjutan dari kegiatan Diseminasi Teknologi Spesifik Lokasi (SPEKLOK) di Asisten Deputi Iptek Masyarakat Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek dan dalam rangka pelaksanaan program “Polisi dan Bhayangkara Peduli Pangan” di Polres Madiun Kota. Turut mendukung kerjasama ini adalah Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Universitas Padjajaran (UNPAD), PP Kerja, dan Bhayangkari Cabang Madiun Kota.

Potensi hasil panen di demplot ini adalah kurang lebih 8-9 ton/hektar, dua kali lipat dibandingkan dengan hasil panen sawah lain di sekitarnya. Kapolres Madiun Kota berharap kedepannya bisa dikembangkan lagi kerjasama antara Polres Madiun Kota dengan Kemenristekdikti. Pada acara panen padi ini juga dilaksanakan pelatihan tentang teknologi IPAT-BO dan hemat air untuk pemulihan kesehatan lahan dan meningkatkan produktivitas padi di Indonesia.

“Inilah salah satu wujud nyata kepedulian kami akan kebutuhan ketahanan pangan,” kata AKBP Firman. (flh/humasristek)