Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir melakukan peletakan batu pertama dalam rangka mengawali pembangunan kampus Universitas Negeri Padang (UNP) yang dibiayai oleh Islamic Development Bank (IDB) dan Pemerintah, pada Jumat, 06 Maret 2015 di Sumatera Barat.

 
Setelah melakukan pelatakan batu pertama,  Menristek Dikti meresmikan kolam renang dan sekolah laboratorium Universitas Negeri Padang yang merupakan sekolah percontohan bagi revolusi pendidikan melalui revolusi pembelajaran yang tidak hanya di Sumatera Barat tetapi juga pada skala nasional.

 
Dalam sambutannya, Menritek Dikti, M Nasir mengatakan, dalam Renstra Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun 2015 -2019, pendidikan calon guru menjadi prioritas, sehingga Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan dituntut untuk menjadi rujukan untuk meningkatkan kualitas guru.

“Selain itu, untuk merevitalisasi ini dilakukan  dengan cara memaksimalkan sekolah labor. Untuk itu, Kementerian Riset dan Pendidikan Tingggi juga meminta kepada universitas yang memiliki program studi keguruan harus memiliki sekolah labor yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas mahasiswa yang nantinya akan menjadi guru,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universistas Negeri Padang, Yunuar Kiram menyampaikan bahwa Univeristas Negeri Padang mengalami perubahan status UNP dari satker  menjadi Perguruan Tinggi  dengan status Badan Layanan Umum (BLU). Perubahan tersebut diperjelas dan diperkuat dengan keluarnya Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor : 335/KMK/05/2015 tentang : Penetapan Universitas Negeri pada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi sebagai instansi pemerintah yang menerapkan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Dikti, Patdono Suwigno; Koordinator Kopertis X, Ganefri; Staf Khusus Menristek Dikti, Anwar Sanusi, Pembantu Rektor UNP, para dosen, beserta unsur Muspida Provinsi Sumatera Barat.  (md/humasristek)