Cincau sudah dikenal masyarakat sebagai pangan penurun panas, mual, obat radang lambung, batuk dan penurun darah tinggi. Kandungan senyawa bioaktif pada cincau antara lain klorofil, B karoten, alkaloid, saponin, tanin, steroid dan glikosida.

Cincau umumnya diproduksi dan dikonsumsi dalam bentuk minuman. Selain itu produk cincau yang diolah secara komersial  dan disajikan dalam kaleng umumnya menggunakan pemanis cukup tinggi, yang jika dikonsumsi  cukup sering akan menimbulkan dampak kelebihan kalori bagi tubuh. Selain itu, konsumsi minuman berpemanis gula dapat mempengaruhi kondisi overweight dan obesitas. sugar sweetened beverages/SSBs juga berisiko diabetes

Untuk itu, Peneliti IPB Nur Khoiriyah dan Leily Amalia dari Departemen Gizi Masyarakat,Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (Fema IPB) memformulasi produk cincau jelly drink sebagai pangan fungsional sumber antioksidan yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Gizi dan Pangan pada Juli 2014. Pengamatan dan analisis dilakukan di Laboratorium Percobaan Makanan dan Laboratorium Organoleptik Departemen Gizi Masyarakat Fema IPB.

Penelitian ini dimaksudkan  untuk membuat pengembangan produk pangan fungsional dari bahan dasar cincau yaitu produk jelly drink rendah kalori dan tinggi antioksidan. Produk ini diharap dapat menjadi sebuah alternatif solusi dalam pengolahan pangan fungsional berbasis cincau yang berguna dalam memperbaiki profil lipid anti oksidatif tubuh.

Kandungan fenol pada cincau secara signifikan berpengaruh pada aktivitas antioksidan dan memiliki efek scavenging pada radikal bebas, penurunan kolesterol darah, serta menurunkan konsentrasi Malondialdehid atau MDA darah. Kandungan senyawa bioaktif yang cukup tinggi membuat beberapa jenis sayur dikelompokkan sebagai pangan fungsional, maka cincau juga berpotensi untuk dijadikan sebagai pangan fungsional karena kandungan senyawa bioaktif-nya yang cukup tinggi.

Selain memiliki kandungan senyawa bioaktif yang tinggi, cincau juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Komponen utama pada ekstrak cincau adalah pektin yang merupakan polisakarida yang bermetoksi  rendah. (dh/news.ipb.ac.id)