Perbankan diharapkan menjadi tumpuan utama dalam memberikan kemudahan pembiayaan bagi mahasiswa dan dosen. Demikian dikatakan Menristekdikti Mohamad Nasir disela Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk. tentang Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Senin (30/11). Penandatanganan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im dan Direktur Utama Bank BTN Maryono.

“Ini merupakan potential market yang cukup besar bagi BTN, dan bagi kami dengan kesepahaman ini mudah-mudahan dapat mensejahterakan tidak hanya pegawai, tetapi juga mahasiswa dan dosen. Semoga dengan penandatanganan ini memberikan manfaat yang cukup besar bagi kedua pihak”, harap Menteri Nasir.

“Sudah sangat dipahami tugas-tugas mengenai pendidikan terutama pendidikan tinggi merupakan tugas yang mulia. Karena itu kita sangat meyakini siapapun yang membantu pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kami akan doakan semakin maju. BTN akan kami minta bantuannya kembali tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga para dosen yang sedang berkuliah di dalam dan luar negeri untuk pencairan beasiswa”, terang Ainun dalam sambutannya.

Menurut Maryono, kerjasama BTN dengan Kemenristekdikti lebih dimaksudkan untuk pengelolaan dana lembaga, dimana dalam kerjasama ini nantinya Bank BTN akan mengelola dana Kemenristekdikti dengan pemanfaatan sebesar-besarnya untuk keperluan Kemenristekdikti.

“Secara historis sebetulnya sudah ada hubungan kerjasama antara BTN dengan Kemenristekdikti, terutama karena tugas untuk secara bersama-sama bagaimana kami dapat mendukung misi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa”, ujar Maryono.

Terkait dengan program Kemenristekdikti, menurut Maryono Bank BTN telah lama berperan aktif terutama dalam penyaluran Program Beasiswa Bidik Misi Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia.

“Kami telah menyalurkannya kepada lebih dari 37.000 mahasiswa”, tegas Maryono di kantor pusat BTN, Menara BTN, Jakarta. (dzi/bkkpristekdikti)