Menindaklanjuti arahan Presiden RI dalam rangka mewujudkan swasembada pangan tingkat nasional, serta mengingat banyaknya lahan tidur milik Kodam Jaya/Jayakarta yang dapat dimanfaatkan untuk pertanian, maka diselenggarakanlah kegiatan Pelatihan Pertanian kepada Danramil, Babinsa, PPL, dan Kelompok Tani di wilayah Kodam Jaya/Jayakarta. Pelatihan ini melibatkan para ahli dibidang pertanian sebagai narasumber, antara lain dari Universitas Padjajaran (pola tanam IPAT-BO), BATAN (benih padi), dan PT SRI (pupuk organic ABG).

Pembukaan acara pelatihan pertanian ini diadakan pada Selasa, 27 Januari 2015 di Aula Swatantra Wibawa Mukti Pemkab Bekasi. Acara ini dibuka oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Agus Sutomo, SE., dengan didampingi oleh Bupati Kabupaten Bekasi Dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin, Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kemristekdikti Ir. Ahmad Dading Gunadi, MA., dan Prof. Dr. Tualar Simarmata Dosen Unpad. Turut hadir pada acara ini Pejabat Distribusi C Kodam Jaya dan Pejabat Pemkab Bekasi.

Riset di bidang pertanian telah berkembang dengan pesat dan masih terus dikembangkan lagi. Riset ini telah menghasilkan benih padi unggul berkualitas tidak kalah dengan benih impor. Pada akhir pelatihan (31/01) akan dilakukan penanaman benih padi dari BATAN pada 3 hektar lahan kering Kodam Jaya/Jayakarta di Cibitung, sebagai kebun contoh.

Asisten Deputi Iptek Masyarakat Kemristekdikti mewakili Menristekdikti memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan pertanian ini, dikatakan bahwa Kemristekdikti siap mengembangkan teknologi untuk mempercepat rangkaian-rangkaian di bidang pangan, peternakan, dan sebagainya. Kemristekdikti menyiapkan teknologi untuk memberikan nilai tambah yang besar dan memberikan tata cara budidaya tanam yang efisien untuk digunakan masyarakat secara langsung dengan dukungan lembaga-lembaga riset mulai dari LPNK, perguruan tinggi, dan swasta.

Diharapkan melalui kegiatan pelatihan ini dapat diciptakan motivator serta pedamping petani yang handal dan tidak kenal menyerah untuk meningkatkan produksi pangan nasional. (flh/humasristek)