PADANG-Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), M. Nasir, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Universitas Negeri Padang (UNP) pada Jumat (6/3). Hadir pula dalam acara tersebut Rektor UNP, Rektor Universitas Andalas (Unand), Sekretaris Ditjen Dikti, Koordinator Kopertis X, Asisten II Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Kapolda Sumbar, Kapolres Padang, serta para tokoh masyarakat.

Peletakan batu pertama oleh Menristekdikti sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung UNP di atas lahan seluas 13.250 meter persegi yang didanai oleh Islamic Development Bank (IDB). Menristekdikti mengimbau agar proyek pembangunan gedung ini harus berprinsip pada governance meliputi transparansi, akuntabilitas dan tanggung jawab, “Jangan sampai ketika proyek ini selesai, setelah itu ada masalah,” kata Nasir dalam sambutannya. Ia berpesan pada Rektor UNP untuk bekerjasama dengan aparat penegak hukum dalam mengamankan proyek ini. Pun kepada pihak kontraktor, Adhi Karya, ia mengimbau untuk dapat menjalankan proyek ini dengan baik.

Nasir melanjutkan, dengan pembangunan fasilitas gedung ini, diharapkan UNP dapat mengembangkan atmosfer budaya akademik yang baik pula. “Meski fasilitas fisik sudah baik, tetapi harus menciptakan atmosfer akademik yang baik di lingkungan kampus” ucapnya.

Menristekdikti berharap UNP dan Unand dapat bermitra dengan baik sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Sumatera Barat untuk membangun daerah tersebut menjadi lebih baik dengan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Terlebih, sebentar lagi akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK), Menristekdikti berpesan kepada Rektor UNP agar LPTK yang ada di UNP menjadi rujukan yang akan menghasilkan tenaga guru yang berkualitas. Pasalnya, peningkatan kualitas guru menjadi prioritas utama Kemristekdikti. Menristekdikti berencana akan mengumpulkan perguruan tinggi yang memiliki LPTK untuk mengembangkan pengelolaan LPTK demi meningkatkan kualitas guru.

Pembangunan fasilitas fisik ini diharapkan dapat mendorong UNP meningkatkan daya saingnya. “Jangan lupa para dosennya harus ditingkatkan kualitasnya. Minimal bergelar doktor.” ujar Nasir. Menutup sambutannya, ia berpesan kepada semua jajaran di UNP agar dapat berpikir akademis dengan melihat peluang ke depan. Terakhir, kepada para mahasiswa, ia berpesan agar menjadi mahasiswa yang baik bukan yang suka demo, yaitu dengan belajar, disiplin dan jujur.