Tim Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM (FEB UGM) berhasil meraih jura 1 dan best essay Equilibrium Science Fair-National Equilibrium Conference  (NEC) 2017. Kegiatan digelar di Universitas Udayana pada 2-3 Agustus 2017 kemarin.

Tim yang terdiri dari Satrio Adi Wibowo (Ilmu Ekonomi, 2015) dan Gabriel Pierre (Ilmu Ekonomi, 2015) sukses meraih juara setelah berkompetisi dalam beberapa tahapan seleksi lomba yang cukup ketat. Dalam lomba esai mahasiswa tingkat nasional ini, mereka harus beradu dengan 299 peserta tim lainnya.

Satrio menyebutkan kompetisi ini diikuti  300 tim dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Dari jumlah terbseut dilakukan sleeksi secara ketat dan disaring 10 tim untuk beradu di babak semi final. Pada babak semifinal peserta mempresentasikan ide bisnisnya dihadapan dewan juri dan peserta lainnya.

“Senang bisa juara dalam kompetisi perencanaan bisnis ini dan juga menyabet ide terbaik,” jelas Satrio, Senin (25/9).

Lebih lanjut disampaikan Satrio, NEC merupakan salah satu perlombaan dari seluruh rangkaian acara di dalam Equilibrium Science Fair (ESF) 2017. Disamping perlombaan esai mahasiswa tingkat nasional, NEC juga mengusung acara utamanya yakni National Equilibrium Conference. Kegiatan ini merupakan konferensi mahasiswa tingkat nasional sebagai upaya untuk mewadahi aspirasi dan pemikiran mahasiswa terkait mengoptimalkan sumber daya pembangunan untuk mencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Dalam konferensi ini partisipan yang hadir diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikirannya sehingga tercipta ide-ide inovatif dan kreatif yang baru dan dapat digunakan sebagai suatu strategi baru dalammencapai kesejahteraan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Tahun ini, Equilibrium Science Fair – National Equilibrium Conference 2017 mengusung tema “Intensifying ResourcesDevelopment to Accomplish Sustainable Economic’s Welfare”. Konferensi dibagi ke dalam beberapa subtema antara lain: Optimalisasi Perempuan Indonesia Sebagai Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Upaya Pengembangan Potensi Desa Melalui Sektor UMKM dan Industri Ekonomi Kreatif untuk Mengatasi Kesenjangan Perekonomian di Indonesia. (Humas UGM/Ika)