Washington DC – 23 Februari. Dalam rangka mendukung upaya Pemerintah membangun Sumberdaya manusia dan berbagai fokus pendidikan, KBRI WDC mengajak berbagai institusi pendidikan tinggi di AS untuk bekerjasama dengan institusi pendidikan di Indonesia.

Suguhan unik Gamelan Jawa menjadi pembuka acara yang bertajuk The 15th Annual Washington International Education Conference (WIEC) (http://washcouncil.org/), untuk menyambut tamu Kedutaan Besar Republik Indonesia,  yang berkisar 250 wakil-wakil dari berbagai universitas dan Community College di seluruh Amerika Serikat (AS), juga wakil-wakil dari pemerintah AS (U.S. Department of State, Bureau of Consular Affairs, United States Department of Homeland Security, Student & Exchange Visitor Information System). Pada hari ini KBRI Washington DC menjadi tuan rumah sesi siang hari pertama acara The 15th Annual Washington International Education Conferenceyang berlangsung tanggal 23-24 Februari 2017.

berita_kbri1

Dalam sambutan pembukaan, Dubes RI Budi Bowoleksono menekankan pentingnya pilar pendidikan dalam hubungan Indonesia-AS. Salah satu fokus KBRI adalah mendorong lebih banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di AS dalam bidang STEM (Science Technology Engineering and Mathematics). Dubes RI dalam kesempatan itu juga menghimbau agar universitas di AS aktif membantu upaya-upaya tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Atdikbud Ismunandar, mempresentasikan Overview of Indonesian Education Landscape & Collaboration opportunities, yang menceritakan gambaran umum tentang Indonesia yang sering di-overlook oleh publik AS, termasuk akademisi. Dia juga menyampaikan perkembangan pembangunan Indonesia, termasuk pembangunan pendidikan dan peluang-peluang beasiswa, penelitian dan kerjasama dengan Indonesia: kerjasama dengan universitas, Darmasiswa, dan beasiswa LPDP. Undangan agar mahasiswa AS memanfaatkan Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI), Darmasiswa, dan study abroad di Indonesia juga disampaikan.

Sebagai promosi budaya Indonesia, pada akhir sesi konference, para peserta diajak untuk memainkan angklung interaktif, beberapa perwakilan perguruan tinggi yang berasal dari Michigan Technological University, Ms. Heather Deering, dan Ms. H. Housley, dari Georgia State University, sangat antusias memainkan beberapa lagu diantaranya; All my loving, Lullaby, Can’t Help Falling in Love ditutup dengan Stand by Me. (Atd)

berita_kbri2