Jakarta-Teknologi robotika saat ini telah menjangkau seluruh lapisan masyarakat termasuk lapisan pendidikan. Sayangnya, Peminat robotika saat ini masih sangat minim karena kesannya yang rumit. Hal ini membuat kebanyakan generasi muda enggan menggelutinya.

Pusat Peragaan IPTEK (PP-IPTEK) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menggelar Kompetesi Robot di Kantor PP-IPTEK Taman Mini Indonesia (11/11). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan generasi muda sejak usia dini, khususnya terkait bidang teknologi informasi. Kompetisi ini diikuti anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saat ini peminat jurusan robotika semakin menurun dari tahun ke tahun, oleh karena itu sekarang Kita mulai dari pendekatan teknologi sejak dini,” ujar Direktur PP-Iptek, M. Syachrial Annas. Kompetisi Robot 2017 ini memiliki dua kategori lomba, yakni soccer robo dan robo wars. Kompetisi ini diikuti 278 siswa SD dan SMP se-Jabodetabek. Pada kompetisi kali ini, peserta yang mayoritas masih anak-anak tersebut hanya memainkan robot-robot yang sudah disediakan panitia.

Metode yang dilakukan ini bisa menumbuhkan minat anak usia dini terhadap dunia robotika. “Saat ini mereka tahunya robot itu fun, sehingga nantinya mereka akan memiliki minat di bidang robotika dan akan mempelajari teknologi robotika sesuai umurnya kemudian menciptakan robot operasional,” ungkap Annas. Dengan semangat yang tinggi, Annas berharap calon perakit robot handal bisa lahir dengan adanya Kompetisi Robot 2017. “Dengan animo anak-anak yang begitu besar pada kompetisi ini, diharapkan ketertarikan pelajar terhadap bidang robotika semakin meningkat,” pungkasnya. (ZLY/TJS)

Galeri