JAKARTA – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menyumbang inovasi untuk menjadi solusi berbagai permasalahan di Indonesia. Cara ini juga merupakan dorongan agar anak muda se-Tanah Air mau berinovasi. Salah satu inovasi tersebut adalah Kabin, yaitu sebuah aplikasi pendukung sistem smarthouse. Kabin berfungsi memonitor konsumsi listrik dan mengontrol perangkat elektronik di rumah. Keunggulannya, kita bisa melakukan pemantauan itu di mana pun dan kapan pun melalui perangkat mobile.

Inovasi lainnya adalah Smart Helmet. Ini merupakan sebuah perangkat tambahan pada helm yang dilengkapi sensor kecepatan. Smart Helmet dapat mendeteksi terjadinya kecelakaan karena terintegrasi dengan smartphone pengguna.Dua inovasi tersebut hanya sebagian kecil dari karya pemikiran anak-anak ITB. Bahkan, guna mendorong semangat berinovasi lebih luas lagi, mereka menggelar ITB Innovators Move (ITB InMove).

Executive Director ITB Innovators Move Intania Amanda Larasaty menjelaskan, mereka ingin memicu semangat mahasiswa untuk berinovasi dalam memecahkan masalah yang ada di Indonesia. Misi itu sesuai tema ITB Innovators Move yaitu ‘Unleashing Hidden Potential Through Innovation’. “Para inovator dituntut untuk membuat karya berdasarkan analisis kondisi dan masalah. Kami mengurasi sembilan karya terbaik yang memenuhi kriteria inovatif, menyelesaikan masalah, dan memberikan dampak kepada masyarakat secara luas,” ujar Intania, seperti dinukil dari keterangan tertulisnya kepada Okezone, Senin (23/3/2015).

Kesembilan inovasi tersebut dipamerkan pada Innovators Expo di Aula Barat ITB pada 22 Maret. Pameran ini dikunjungi berbagai kalangan, baik dari komunitas, sektor swasta, akademisi, maupun pemerintah. Menurut Intania, helatan perdana tersebut memang mengolaborasikan berbagai bidang keilmuan dan keahlian. “ITB Inmove ingin membangun supporting system untuk ekosistem berinovasi di ITB. Gerakan kami ini juga didukung penuh oleh Rektor ITB, Prof. Kadarsah Suryadi, yang memiliki visi menjadikan ITB sebagai entrepreneurial university,” imbuh Intania.

Salah satu kolaborator adalah KIBAR. Gerakan ini mendorong berbagai talenta kreatif Indonesia melalui teknologi. Chief Executive KIBAR Yansen Kamto menilai, guna mendorong tumbuhnya generasi muda inovatif di Indonesia, maka diperlukan kolaborasi berbagai pihak. “KIBAR memiliki misi mengibarkan talenta muda Indonesia ke tingkat global melalui teknologi, dimulai dengan membangun kapasitas dan menanamkan pola pikir bahwa mereka harus berkarya untuk bermanfaat. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dengan semua pemangku kepentingan, agar potensi ini dapat tumbuh dan berkembang semakin cepat,” papar Yansen.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2015/03/23/65/1122849/anak-itb-sumbang-inovasi-untuk-indonesia