Jakarta-Dua puluh empat pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) resmi dilantik hari ini (14/07). Bertempat di auditorium lantai 2, Gedung Dikti, Senayan, Menristekdikti Mohamad Nasir membacakan sumpah pengangkatan pejabat yang dilantik sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 276/M/KP/VII/2015 tersebut. Pejabat eselon II terpilih berdasarkan hasil seleksi terbuka jabatan oleh panitia seleksi yang diketuai oleh Sekjen Kemristekdikti Ainun Na’im.

“Semoga yang dilantik pada sore hari ini bisa bekerja lebih keras, lebih baik untuk Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi demi mencapai cita-cita bangsa.” ucap Nasir mengawali sambutannya. Kemudian ia memaparkan mengenai visi terbentuknya Kemristekdikti yakni terwujudnya perguruan tinggi yang bermutu, serta kemampuan Iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa. Pendidikan tinggi tidak hanya masalah pemerataan saja, pun kualitas atau mutu perlu ditingkatkan. Untuk mencapai visi tersebut, misi yang diemban Kemristekdikti adalah meningkatkan mutu, akses dan relevansi pendidikan tinggi untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kedua, meningkatkan kemampuan Iptek dan inovasi untuk menghasilkan produk inovasi. Menristekdikti mengatakan jika selama ini riset yang dilakukan hanya di upstream, bagaimana menjadikan hasil riset sampai pada hilirisasi bahkan komersialisasi ke dunia industri.

Dalam mencapai visi misi tersebut Nasir mengingatkan untuk menciptakan tata pemerintahan yang baik (good governance) serta tata kelola yang baik meliputi transparansi, keadilan (fairness), akuntabilitas (accountability) dan tanggung jawab (resposibility). “Ini hal yang sangat penting yang tidak boleh kita tinggalkan. sehingga proses pembelajaran di negeri ini menjadi lebih baik, riset akan menjadi baik dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.” tuturnya. Dalam waktu dekat Menristekdikti akan mempertemukan para industri dan peneliti. Ia mengungkapkan ke depannya akan melakukan demand driven/market driven yang artinya melihat aspek pasar, riset mana yang harus dilakukan dan riset mana yang diminta oleh dunia usaha. Tentu disamping riset-riset dasar yang harus tetap dilakukan.

Terkait pengelolaan pemerintahan yang baik, Menristekdikti menghimbau agar semua tindakan harus mengacu pada perundang-undangan yang berlaku. “Namun jangan terjebak di situ sehingga tidak berani melangkah. Jangan terjadi paranoid, karena takut pada peraturan. Aturan harus kita tegakkan tapi kegiatan jangan sampai berhenti. Harus dikembangkan terus.” ujar mantan rektor Undip tersebut. Mengakhiri sambutan, Menteri berpesan kepada para pejabat yang dilantik agar bahu membahu dalam bekerjasama, membangun cohesiveness serta stewardship supaya cita-cita Kemristekdikti tercapai.

Berikut nama pejabat eselon II yang dilantik :

No. Nama Pejabat Jabatan
1. Erry Ricardo Nurzal Kepala Biro Perencanaan
2. Ani Nurdiani Azizah Kepala Biro Hukum dan Organisasi
3. Nada Darmiyanti Sriwijaningrum Kepala Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
4. Andika Fajar Kepala Pusat Data dan Informasi lmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
5. Sri Setiawati Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
6. Wisnu Sardjono Soenarso Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
7. Yusrial Bachtiar Sekretaris Inspektorat Jenderal
8. Paristiyanti Nurwadani Direktur Pembelajaran
9. Didin Wahidin Direktur Kemahasiswaan
10. Aris Junaidi Direktur Penjaminan Mutu
11. Agus Indarjo Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
12. Kemal Prihatman Direktur Lembaga Penelitian dan Pengembangan
13. Lukito Hasto Pratopo Direktur Kawasan Sains dan Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya
14. Totok Prasetyo Direktur Pembinaan Kelembagaan Pendidikan Tinggi
15. John Hendri Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi
16. Muklas Ansori Direktur Kualifikasi Sumber Daya Manusia
17. Hamir Hamzah Direktur Sarana dan Prasarana
18. Ira Nurhayati Djarot Direktur Sistem Riset dan Pengembangan
19. Ocky Karna Radjasa Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat
20. Hotmatua Daulay Direktur Pengembangan Teknologi Industri
21. Sadjuga Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual
22. Hadirin Suryanegara Sekretaris Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi
23. Ophirthus Sumule Direktur Sistem Inovasi
24. Retno Sumekar Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Inovasi