Washington DC 21 Juni 2017. Banyak warga Amerika Serikat di Washington DC selama dua hari menikmati dan belajar langsung tari Jawa, khususnya tari Keraton Yogyakarta. Pembelajaran diberikan oleh Ibu Heni Winahyuningsih, sebagai rangkaian dari keikutsertaannya di River to River Festival yang diselenggarakan oleh Lower Manhattan Cultural Council. Lahir di Madiun, Ibu Heni adalah seorang penari dan guru tari di Keraton Yogyakarta (Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat) dan seorang koreografer / peneliti. Dia saat ini bekerja sebagai dosen di Jurusan Tari Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, juga pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Tari dari tahun 2004-2008. Di luar pengalaman profesionalnya dalam koreografi, penelitian, dan tarian, artikel dan karya penelitiannya meliputi “Analisis Bentuk Tari Bedhaya Sapta” (1988), “Tari Bedhaya Sapta: intensi Sultan Hamengkubuwana IX” (1992), “Tarian Jenis Selawatan : Kajian Inter Koreograpky “(1993),” Festival Sendratari DIY: Kontribusinya pada Perkembangan Tari Gaya Yogyakarta “(1994),” Seni Tari Bali: Suatu Kajian terhadap Kegiatannya dalam Menyongsong Pariwisata “(1998),” Persepsi Penari Bali pada Peran Gender ” (2000), dan “Pengelolaan Seni Pertunjukan Tradisional: Krida Mardawa Kraton Yogyakarta, Tayub Minggir, Komunitas Kyai Kanjeng” (2001).

Elama dua hari, 20-21 Juni 2017, Ibu Heni memberikan kuliah tentang filosofi tari Jawa, perkembangan, dan upaya-upaya terbaru di masyarakat untuk meningkatkan minat pada tari, dan umumnya seni tradisional. Kemudian Ibu Heni memberikan workshop gerakan-gerakan dasar tari Jawa, sampai membentuk tari sederhana: Golek Ayun-ayun.

Peserta yang umumnya adalah warga AS menyatakan menikmati kuliah-demo dan workshop tersebut, serta mengagumi keindahan dan kaitan tari dengan kelenturan postur tubuh sehingga menghasilkan gerakan yang anggun dan tidak membebani tubuh.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Washington DC, Ismunandar, menyatakan kegiatan ini adalah salah satu contoh dari sinergi diplomasi kebudayaan yang dilakukan KBRI dengan berbagai lembaga di AS, karena rangkaian kegiatan ini terlaksana dengan baik karena kerjasama KBRI-KJRI di New York dan Asian Cultural Council di New York. (Atd)

img_20170708_225511