CIREBON – Kamis (09/02) Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menghadiri prosesi wisuda sarjana Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Cirebon ke-II tahun ajaran 2016-2017 yang digelar di Hall Hotel Aston Cirebon. Selain dihadiri oleh Menteri Nasir, wisuda UNU Cirebon juga di hadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Dedi Mizwar, Irjen Polisi Iza Fadri selaku Staf Ahli Kapolri yang mewakili Jenderal Polisi Tito Karnavian yang berhalangan hadir.

Pada wisuda ke-II UNU Cirebon meluluskan sebanyak 365 mahasiswa yang terdiri dari 31 wisudawan dari Fakultas Agama, 23 wisudawan dari Fakultas Ekonomi , 24 wisudawan dari Fakultas Hukum, 37 wisudawan dari Fakultas Ilmu Komputer, dan 246 wisudawan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Aqil Siraj Selaku Rektor UNU Cirebon berpesan pada semua wisudawan agar para wisudawan mampu mengembangkan segala ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan juga mampu membangkitkan, menumbuhkan, serta mengembangkan berbagai dimensi kecerdasan. Selain itu Aqil juga tidak lupa untuk mengingatkan kepada para wisudawan untuk menjadi manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak, dan hormat pada ulama. “Karena hanya mereka yang tangguh dan berakhlak mulia yang mampu bertahan dan bersaing dengan para lulusan bukan hanya dari Cirebon, Jawa Barat, dan Indonesia, tetapi juga mampu bersaing dengan petinggi asing,” ujar Aqil.

Menurut Dedi Mizwar, momentum strategis ini mampu melahirkan kader intelektual yang paripurna, tinggi akhlak, bermoral, dan agamis, yang siap memberikan kontribusi yang optimal terhadap Jawa Barat secara menyeluruh maupun indonesia pada umumnya. Pembentukan karakter manusia yang unggul dan berkepribadian mumpuni dengan dilandasi nilai keimanan dan ketakwaan dewasa ini tidaklah mudah, karena itu didalam pelaksanaan membutuhkan sumbangan pikiran yang konstruktif dari kalangan intelektual untuk dapat menjabarkan berbagai program pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. Oleh karenanya, kehadiran lembaga-lembaga pendidikan yang berbasis agama seperti ini sangat disyukuri karena diharapkan dapat menjadi penggerak sekaligus pendamping masyarakat yang secara profesional, tulus, dan ikhlas memberdayakan diri bagi terwujudnya cita-cita bersama, yaitu Jawa Barat yang maju dan sejahtera.

Menteri Nasir berharap lulusan UNU Cirebon dapat bersaing di kelas dunia, dan Nasir menjamin para lulusan UNU yang ingin melanjutkan studi S2 di perguruan tinggi terbaik dunia akan dibiayai oleh beasiswa yang disediakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan syarat memiliki nilai TOEFL diatas 550.

Lebih lanjut, Nasir mengemukakan bahwa saat ini adalah langkah awal untuk menuju dunia nyata. “Selama masa perkuliahan, wisudawan belum melihat dunia nyata,” ujarnya.

Dunia nyata dimana selalu mendapati persaingan, selalu banyak tekanan, dan dalam persaingan tersebut hanya orang-orang kompeten yang mampu memenangkannya. Oleh karena itu, besar harapan Nasir para wisudawan memiliki kompetensi yang telah dibangun dengan kurikulum yang sesuai dengan bidang-bidang yang dikembangkan oleh UNU.

Terakhir Nasir berpesan, “anda adalah calon pemimpin masa depan, rubahlah dunia ini dengan kemampuan yang anda miliki dengan membawa rahmatan lil alamin. mudah-mudahan mampu bersaing di dunia internasional.” (TJS)

Galeri