SOLO – Dalam hingar bingar keramaian suasana Pameran Ritech Expo 2016 dalam rangkaian acara Hakteknas ke-21 di stadion manahan Solo, Jumat (12/8), terdapat alunan musik tradisional angklung yang merdu pada booth Politeknik Mekatronika Sanata Darma Yogyakarta.

Febri, salah seorang fasilitator menjelaskan suara tersebut berasal dari robot angklung. “Ini sebenarnya berasal dari playlist di laptop, nanti akan dihubungkan ke robot dan akan mengeluarkan nada melodi dari robot ini,” ucapnya.

Cara kerja robot tersebut menurut Febri adalah dengan mendeteksi frekuensi nada pada playlist dalam bentuk suara midi. Setelah itu robot akan bergerak sesuai dengan frekuensi yang tertangkap sehingga keluar melodi dari robot angklung.

Politeknik Mekatronika Sanata Darma Yogyakarta selanjutnya sedang mengembangkan teknologi robot gamelan yang sedang dieksplorasi lebih lanjut.

Ketika ditanya mengenai mengapa pemilihan robot dikhususkan untuk main angklung, Febri menjelaskan bahwa sebeneranya robot ini dibuat untuk memelihara budaya Indonesia yang begitu beragam. Kelangkaan budaya harus dicegah dan media robot dianggap menjadi media yang menarik untuk memelihara budaya.

“Ya intinya kami ingin melestarikan budaya. Salah satu caranya dengan robot ini. Selain unik, robot merupakan benda teknologi yang masih bisa dikembangkan. Harapannya, budaya Indonesia dapat lestari lewat alunan merdu robot ini,” ujarnya. (Dzi/Rhi)