Jakarta – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir melaunching Safari Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2017 yang bertema Bakti Teknologi untuk Negeri, yang dilaksanakan di Kantor Kemenristekdikti Gedung D Senayan, selasa (7/4).

Acara launching Safari PUI 2017 turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo, serta Walikota Palopo M. Judas Amir. Namun kali ini acara launching agak berbeda, Karena Menteri Nasir berbincang dengan Walikota Palopo beserta Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan lapisan masyarakat Palopo melalui teleconference.

Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-22 Tahun 2017, PUI Kemenristekdikti bermaksud untuk menyelenggarakan kegiatan Safari PUI 2017 yang dimaksudkan untuk mendayagunakan dan mendiseminasikan teknologi unggulan yang dimiliki Lembaga PUI kepada masyarakat pengguna.

Safari PUI 2017 ini memiliki kegiatan pendayagunaan dan diseminasi teknologi unggulan yang mencakupi : (a) asistensi yeknisi penguatan manajemen usaha, (b) asistensi teknisi peningkatan jejaring, dan fasilitas pengembangan akses informasi, (c) fasilitasi untuk penguatan sinergi lembaga dalam pengembangan kapasitas riset bagi pemanfaatan komoditas unggulan daerah, (d) pendampingan masyarakat – transfer teknologi, (e) pelatihan peningkatan mutu produk, (f) pelatihan pengelolaan pasca panen pertanian, dan (f) asistensi pengembangan jejaring usaha, serta aktivitas pelatihan lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat dan daerah.

Dengan adanya sinergi antara Walikota Palopo dengan masyarakat dalam pengembangan rumput laut, Nasir berharap Palopo bisa menjadi Pusat Unggulan Inovasi.

“Rumput laut yang menjadi kebanggaan masyarakat palopo yang bekerja sama dengan Perguruan Tinggi melalui konsorsium di bawah Universitas Hasanuddin Makassar, mudah—mudahan kedepannya Palopo akan menjadi Pusat Unggulan Inovasi yang berbasis pada rumput laut,” ujarnya.

Menteri Nasir mengatakan bahwa puncak acara dari Safari PUI 2017 ini akan dilaksanakan penanaman padi sidenuk di 24 kabupaten kota.

“Saya sudah bekerja sama dengan pak Gubernur Sulawesi Selatan, yaitu penanaman padi untuk 24 Kabupaten Kota seluruh Sulawesi Selatan, yaitu untuk memanfaatkan hasil teknologi padi sidenuk yang dihasilkan oleh BATAN,“ pungkasnya. (TJS)