Dalam rangka mendukung hilirisasi hasil-hasil inovasi teknologi di lembaga-lembaga di bawah koordinasi Kemenrisekdikti, Kemenristekdikti berkesempatan berperan serta dalam pameran Pekan Inovasi Sumatera dan Batam Expo ke-4 pada Kamis s.d. Sabtu, 16-18 April 2015 di Batam, Kepulauan Riau.

Dalam pameran ini Kemenristekdikti menampilkan hasil-hasil inovasi teknologi dari LPNK a.l. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). BPPT memamerkan bahan-bahan rumah komposit yang sangat cocok untuk daerah gempa dengan kelebihan mudah dipasang, ringan, tahan gempa, tahan cuaca, tahan gempa, tahan rayap dan aneka kelebihan lainnya. Selain rumah komposit, BPPT juga membawa infografis jaring apung untuk digunakan dipantai, sungai dan kolam ikan, kelebihan dari jaring apung adalah kemudahan dalam bongkar-pasang dan mudah pengoperasiannya. BATAN menampilkan infografis proses pengawetan makanan dengan teknik iradiasi, informasi varietas unggul padi Sidenuk, kedelai Mutiara dan Rajabasa; sementara LAPAN menampilkan citra satelit kota Batam dan sekitarnya , zona tangkapan ikan di sekitar Pulau Sulawesi, dan infografis teknologi Pesawat Udara Nir Awak (PUNA) yang dimiliki LAPAN a.l. LSU 01,02 sd 05.

Pameran dibuka oleh Wakil Walikota Batam, Rudi, S.E., dalam sambuannya Rudi berharap agar pameran bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri di Batam serta bisa berlangsung berkelanjutan di masa mendatang. Pameran berlangsung selama 3(tiga) hari dengan demo produk dan talkshow di panggung pameran, ada juga lomba qasidah dan aneka doorprize bagi pengunjung mulai dari peralatan rumah tangga sampai sepda dan sepeda motor. Hadir dalam pameran ini Kepala Bagian Humas Ristek, Wisono dan Kepala Sub Publikasi dan Dokumentasi, Masluhin Hajaz. (hz/humasristek)