Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) mengadakan Kompetisi Roket Air Regional Cilacap, Jawa Tengah. Acara ini dilaksanakan pada Jumat-Sabtu, 3-4 April 2015. Acara ini dinamakan “Festival 1000 Roket Air” karena kegiatannya terdiri dari Workshop Pembuatan Roket Air dan Kompetisi 1000 Roket Air. Peserta kompetisi ini pun berjumlah 1000 orang siswa dan pendamping dari sekolah-sekolah di wilayah Cilacap dan sekitarnya.

Workshop Pembuatan Roket Air dilaksanakan pada Jumat, ,3 April 2015. Workshop dibuka secara resmi oleh Sunardi, Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Sekdisdikpora). Dalam sambutannya, Sekdisdikpora menekankan kepada kreativitas dalam membuat roket air, serta memupuk jiwa sportivitas.

Inti dari wokrshop ini adalah seluruh siswa peserta kompetisi roket air dapat menyerap ilmu yang diperoleh selama kegiatan workshop. Ada pun ruangan yang digunakan untuk workshop dibagi menjadi tiga tempat, yaitu ruang kelas SMPN 4 Kroya untuk peserta nomor urut 1 sampai 400, ruang kelas SMAN 2 Kroya untuk peserta nomor urut 401 sampai 651, serta ruang kelas SDN 01 Gentasari untuk nomor urut 652 sampai 1000.

Peserta membuat roket dengan bimbingan tiga pemateri, yaitu dari PP-IPTEK, Taman Pintar, dan SMP 2 Muhammadiyah Cilacap. Setelah workshop, dilanjutkan dengan peluncuruan roket air sesi 1. Sedangkan peluncuran ke-2 akan dilakukan pada hari kedua, sekaligus pembukaan secara resmi kompetisi 1000 roket air di Cilacap.

Pembukaan Kompetisi Roket Air Regional Cilacap, dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo. Turut hadir pula Bupati Cilacap Tatto Pamudji, Wakil Bupati Cilacap, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Komandan dari TNI AD, TNI AL dan Kepolisian, Anggota DPRD Kab. Cilacap, para kepala SKPD Kab. Cilacap, Asisten Deputi Jaringan Pusat dan Daerah, Direktur PP-IPTEK, pejabat yang mewakili science center di Solo, Yogyakarta, dan Indramayu, serta kalangan pendidik dan pengajar se-Kabupaten Cilacap.

Acara diawali dengan laporan ketua pelaksana kegiatan oleh Warsono, Kepala Disdikpora terkait pentingnya kegiatan, khususnya bagi pengembangan kemampuan olah pikir kreatif di kalangan pelajar Cilacap. Dilanjutkan dengan penandatanganan kegiatan antara Bupati Cilacap, Tatto Pamudji dengan Kementerian Ristek Dikti yang diwakili oleh Direktur PP-IPTEK, Ari Hendrarto. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis alat peraga pendidikan interaktif dari Direktur PP-IPTEK kepada Bupati Cilacap, yaitu alat peraga Gyroextreme, yang langsung dicoba cara kerjanya oleh Bupati Cilacap.
Dalam pidato Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menekankan bahwa dari kegiatan kompetisi roket air ini, para pelajar sudah diajarkan konsep aerodinamika, diperkenalkan bagaimana menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Menko Kemaritiman juga menyebutkan bahwa jumlah peserta yang mencapai 1000 orang ini merupakan kali pertama yang terjadi di Indonesia dan juga dilakukan oleh PP-IPTEK.

Kompetisi peluncuran roket air sesi 2 pun dilanjutkan kembali berdasarkan nomor urut dan nomor yang belum berhasil melakukan peluncuran. Setelah kompetisi peluncuran sesi 2 selesai, dewan juri merekap perolehan skor para peserta yang roketnya masuk pada sasaran target.

Pada pukul 15.00 WIB diumumkan para juara dalam Kompetisi 1000 roket air ini, di mana pemenang 1 sampai harapan 3 berhak mengikuti kompetisi roket air tingkat Internasional yang tahun 2015 ini akan diselenggarakan di Bali. Peringkat 1-6 akan diberangkatkan ke Bali oleh Bupati Cilacap dan Menko Kemaritiman. Diharapkan wakil dari Cilacap ini dapat memperoleh hasil yang membawa harum Cilacap dan Indonesia. Menko Kemaritiman juga memberikan hadiah hiburan kepada juara ke-7 sampai 16 berupa buku terkait kemaritiman yang langsung ditulis oleh Menko Kemaritiman. Berikut ini peraih peringkat 1-6 Kompetisi Roket Air Cilacap:

Peringkat NAMA SISWA                      ASAL SEKOLAH                              PELUNCURAN 1 PELUNCURAN 2
1             WIWIT SABRINA                 SMP NEGERI 3 BANTARSARI             0,35                –
2             BRYAN PRATAMA                 SMP  MUHAMMADIYAH 1 CILACAP     0,38                –
3             WAHYU TRI PURBOYO         SMP NEGERI 5 CILACAP                     –                 0,8
4             AHMAD KURNIAWAN            SMP Negeri 1 Dayeuhluhur                 –                 1,15
5             BAGAS RINO ANGGORO       SMP NEGERI 1 GANDRUNGMANGU      1,2                 –
6             AGUS SUPRIYANTO             SMP NEGERI 2 KARANGPUCUNG           –                 1,40

Dalam pidato penutupan acara ini, kembali disampaikan oleh Kadisdikpora Cilacap agar pemerintah pusat, khususnya Kemenko Bidang Kemaritiman dan PP-IPTEK, Kemenristek Dikti dapat mengagendakan kegiatan serupa dan agar selalu menjadi pendamping dalam pengembangan wahana sains yang saat ini sudah ada di Museum Soesilo Soedarman.

Kegiatan ini perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan pemahaman secara menyeluruh pada masyarakat dalam menggiatkan pembelajaran sains berbasis praktek melalui Workshop dan Kompetisi Roket Air dengan tetap memenuhi standar keamanan dan keselamatan.(pp-iptek/humasristek)