Universitas Pertahanan (Unhan) merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah yang mengkhususkan diri pada studi pertahanan tingkat/program magister. Unhan secara akademik dibina oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam hal  ini oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, dan secara operasional dibina oleh Kementerian Pertahanan.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan, Teguh Rahardjo menghadiri Wisuda  Pascasarjana Universitas Pertahanan pada Selasa, 07 April 2015 di Kampus Universitas Pertahanan, Kawasan IPSC, Sentul Bogor.

Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mengatakan Universitas Pertahanan adalah perguruan tinggi program pascasarjana yang khusus mempelajari strategi pertahanan dan kepemimpinan di bidang pertahanan negara.

“Oleh karena itu, Unhan dan para lulusannya diharapkan terus memberikan kontribusi kepada bangsa, baik dalam tataran pemikiran, konseptual, kajian maupun praktis sesuai dengan bidang penugasannya masing-masing agar sistem pertahanan negara semakin kuat,” ujar Menhan.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pertahanan dan Keamanan, Teguh Rahardjo  menyampaikan  orasi ilmiahnya bertemakan teknologi pertahanan. Dalam kesempatan ini ada 3 poin yang akan disampaikan, pertama mengenai sejarah perkembangan teknologi pertahanan; kedua mekanisme pengembangan teknologi pertahanan masing-masing negara; dan terakhir adalah lesson lern yang dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kemandirian teknologi pertahanan di Indonesia.

Acara Wisuda Pascasarjana Fakultas Strategi Pertahanan dan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) Tahun Anggaran 2015 ini, Unhan mewisuda sebanyak 92 orang mahasiswa lulusan Program Magister Pertahanan Tahun Akademik 2013-2014 yang terdiri atas 26 orang mahasiswa dari anggota TNI, 4 orang mahasiswa dari PNS dan 62 orang mahasiswa dari umum. Dari  92 orang wisudawan tersebut, sebanyak 13 wisudawan berhasil lulus dengan predikat cumlaude. (md/humasristek)