Pada kesempatan workshop Perkembangan Penyelenggaraan Program Studi di Luar Domisili-Rintisan Akademi Komunitas yang diselenggarakan di Hotel Millenium, Jumat (4/12), Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Patdono Suwignjo mengutarakan, “Akademi Komunitas (AK) diharapkan jangan menghasilkan pengangguran dan sangat penting dukungan Pemerintah Daerah untuk membina Akademi Komunitas”. Adapun menurutnya faktor-faktor yang memenuhi suatu daerah mempunyai Akademi Komunitas antara lain ialah potensi daerah yang akan dikembangkan prospektif, adanya komitmen yang kuat dari Kemenristekdikti dan Pemda, keterlibatan industri, tenaga tutor yang kompeten sesuai dengan bidang yang dikembangkan dan juga Beasiswa.

“Tidak ada masalahnya tenaga kerja suatu Negara meminta gaji yang tinggi asalkan mempunyai produktivitas yang tinggi pula, tenagakerja Indonesia berada di urutan 33 dari 140 Negara. Dari tahun 2010 sampai saat ini, salah satu yang menyebabkan tenaga kerja Indonesia masih belum kompetitif karena dilihat dari struktur pendidikan kerja yang masih dibawah rata-rata”, ujar mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi itu.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti AinunNa’im mengatakan, “Kita sekarang ini sudah menghadapi suatu situasi baru yang disebut revolusi industri, Dalam hal pendidikan dan menguasai ilmu pengetahuan juga teknologi, seseorang tidak bisa lagi mengerjakannya dengan cara-cara yang lalu karena tidak bisa seperti itu”. Lanjut Ainun Na’im munculnya Akademi Komunitas di beberapa daerah merupakan hal baik dalam perkembangan pendidikan tinggi, setidaknya dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan dan memiliki keahlian yang lebih dari lulusan SMA/SMK.

Para perwakilan dari Program Studi di Luar Domisili (PDD) mengharapkan dari workshop ini bisa menjadi forum komunikasi awal antara Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Pemerintah Daerah dan Pembina sehingga kedepannya pembinaan penyelenggaraan Akademi Komunitas menjadi jauh lebih baik. (dzi/bkkpristekdikti)