Sabtu, 19 September 2015 Tim Evaluasi Kinerja Akademik Perguruan Tinggi mengadakan Inspeksi Mendadak (Sidak) acara Wisuda yang diselenggarakan di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC) Pondok Cabe Tangerang oleh 3 Perguruan Tinggi dibawah naungan Yayasan Aldiana Nusantara. 3 Perguruan Tinggi tersebut adalah: (1) Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Telematika; (2) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Suluh Bangsa; dan (3) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Tangerang Raya. Sidak dipimpin oleh Bapak Supriadi Rustad selaku Ketua Tim Evaluasi Kinerja Akademik Perguruan Tinggi dan dihadiri oleh Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah III Bapak Putut Pujogiri.

Acara yang diikuti oleh 1.235 Wisudawan ini dianggap ilegal karena tidak terdaftar di Kopertis. Selain memperoleh bukti-bukti di lapangan, tim evaluasi juga membawa Ketua Yayasan Aldiana Nusantara Bapak Alimudin Al-Murtala ke Ruang Sidang Wisma UT untuk dimintai keterangan. Setelah memberikan berbagai pembelaan akhirnya Alimudin mengakui kesalahan-kesalahannya dan menandatangani Surat Pernyataan yang salah satu butirnya menyatakan bahwa Alimudin bersedia mengembalikan seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh para wisudawan. Sidak tidak berhenti sampai disitu, tim evaluasi memanggil pejabat-pejabat 3 perguruan tinggi tersebut untuk dimintai keterangan lanjutan.

Selain penggalaran pengadaan Wisuda ilegal ditemukan pula bahwa perguruan-perguruan tinggi tersebut tidak melakukan proses pembelajaran secara benar.  Standar minimum layanan perguruan tinggi tidak terpenuhi sesuai dengan peraturan yang ada di Kemenristekdikti. Hasil sidak dan analisa terhadap temuan-temuan dilapangan telah dilaporkan oleh tim evaluasi kinerja akademik perguruan tinggi kepada Menristekdikti M.Nasir.

“Kalau memang sudah ada pelanggaran seperti ini harus diproses melalui hukum,” ujar menristekdikti M. Nasir ketika diwawancarai oleh media.

Kemenristekdikti  akan membina Perguruan Tinggi yang nakal dan akan membinasakan perguruan tinggi yang melakukan kecurangan.(flh/nda/hni-bkkpristekdikti)