Pada Senin, 14 September 2015 diadakan acara “Panen Perdana Padi Varietas Sidenuk” di Balai Benih Dinas Pertanian, Perhutanan, dan Perkebunan Kabupaten Gianyar. Acara ini diadakan dalam rangka program Pemda Gianyar, Polres Gianyar, dan Bhayangkari Peduli Pangan. Turut hadir pada panen perdana ini adalah: Menristekdikti M Nasir, Bupati Gianyar Bapak AA Gde Agung Bharata, dan Kapolres Gianyar AKP Firman.

Sidenuk merupakan hasil pengembangan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) yang diyakini mamu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Menristekdikti M Nasir memastikan bahwa pemanfaatan iptek di sektor pertanian akan memberi dampak yang signifikan, terbukti pada panen ini walaupun dilakukan pada musim kemarau namun 1 hektar lahan dapat menghasilkan sekitar 10 ton padi. Berbeda dengan padi varietas lain yang hanya  menghasilkan 6-7 ton padi per hektarnya.

Penanaman padi kali ini dilakukan di atas lahan seluas 1,2 Hektar dengan menggunakan 3 sistem tanam: (1) Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO) di lahan seluas 50 are; (2) Konvensional di lahan seluas 20 are; dan (3) Jajar Legowo di lahan seluas 50 are. Hal tersebut dilakukan untuk melihat cara manakah yang menghasilkan padi paling baik dan dapat diterapkan di Gianyar seterusnya. Dan dari hasil panen dapat diketahui bahwa system tanam yang menghasilkan padi paling baik adalah sistem IPAT-BO.

Penanaman varietas sidenuk ini dapat dilakukan diluar musim tanam, sehingga petani tidak perlu menunggu musim untuk menanam. Penanaman varietas sidenuk menggunakan system tanam Ipat-BO sangat irit air dan tahan terhadap berbagai musim. Dan waktu panen hanya 105-107 hari sejak ditanam.

“Bibit Sidenuk dengan system tanam Ipat-BO, juga irit dan lebih tahan terhadap berbagai musim, sehingga bisa diandalkan ditanam dalam setiap saat,” ungkap Menristekdikti M Nasir.

Kemenristekdikti kedepannya akan terus mendukung pembuatan teknologi pertanian demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya, dan petani pada khususnya.  (flh/bkskpristekdikti)