Pada Kamis, 10 September 2015, bertempat di Pusat Peraga Iptek Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, dilaksanakan kegiatan Penganugerahan Kalbe Junior Scientist Award 2015. Penganugerahan ini dihadiri oleh Muh. Dimyati, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Kalbe  percaya  akan  pentingnya meningkatkan  pemahaman  akan dunia sains dari mulai usia dini sampai  ke  tingkat  yang  lebih  tinggi.  Sehingga diharapkan masyarakat semakin menyadari  betapa besar peranan sains dalam  mendukung  terciptanya kemajuan berkelanjutan, kemandirian serta kemakmuran dari suatu bangsa,” ujar Irawati Setiady, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

“Kami harapkan para peneliti cilik ini jangan berhenti hanya sampai menjadi pemenang di perlombaan ini saja. Teruslah berkarya dan berinovasi menghasilkan karya-karya kreatif dan implementatif. Terima kasih kepada Kalbe Farma yang telah mengapresiasi dan mendukung lahirnya peneliti-peneliti muda di Indonesia ini” ujar M. Dimyati, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset. “Sedikit pesan untuk anak-anak, jangan sampai melupakan jasa guru dan orang tua, terutama kepada ibu kalian, karena doanya langsung di dengar oleh Allah,” lanjutnya.

KJSA merupakan program lomba karya sains nasional untuk siswa/siswi tingkat Sekolah Dasar kelas 4-6 di seluruh Indonesia yang di selenggarakan oleh PT Kalbe Farma yang bekerjasama dengan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Program ini telah dilaksanakan sejak tahun 2011 dan diadakan setiap tahun sekali. Bidang karya yang dilombakan adalah IPA Terpadu, Teknologi Terapan dan Matematika.

Anggota dewan  juri dalam  kompetisi  sains  ini  adalah dari Prof.  Ir. Nizam MSc.,D.I.C., PhD (Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan_RI), Dr. Tjut Rifameutia Umar Ali, MA (Pakar Psikologi Pendidikan & Sekolah, Dekan Psikologi Universitas Indonesia), Dr. Nurul Taufiqu Rohman, B.Eng, M.Eng (Ketua Masyarakat Nanoteknologi  Indonesia, LIPI) dan Ir. Ridwan Hasan Saputra,M.Si (Matematikawan, Pendiri Klinik Pendidikan MIPA).

Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) pada tahun ini menerima 881 karya dari 22 provinsi di Indonesia dengan ide-ide yang orisinal, dan pada seleksi pertama terpilih 18 finalis, dan dilakukan seleksi lagi hingga mendapatkan 9 pemenang karya terbaik.

Adapun pemenang  favorit KJSA  2015 adalah Rafi  Yudha Hidayat dari SD Islam  Al  Azhar 29 BSB Semarang, judul karya Bag Overweight Sensor (BOS); sedangkan delapan pemenang lainnya adalah Alexander Fleming Setiadi dari SD Santo Yusup Bandung,  judul karya Cara Sederhana Menentukan Jalan Berlubang  yang Perlu Ditambal; Bryan Tanamas & Fairuz Zabadi Asyrofany dari SD Semesta Semarang, judul karya HaKuDu  (Hand sanitizer alami dari kulit durian); Edward Pandji dari SD  Intan Permata Hati Surabaya,  judul karya SOLTIJA  (Sol Anti Jamur); Farah Dennisa  Imarini & Aurora Btari Maharani PS dari SDN Kranggan 1 Mojokerto,  judul karya Mesin Box Pencuci Telur Semi Otomatis; Nabil Ibadurrahman Ervatra & Muhammad Ali Zainal Abidin  dari SDN Rawamangun  12 Pagi  Jakarta, judul karya Soccer Math “Bima Kuat Kataku”; Nurul Khorina Ilmi & Diva Tsabita Shabrina Aziz dari SD Muhammadiyah  Manyar  Gresik,  judul  karya  Cleaner  Umbrella;  Saffana Rizqi Qinthara dari SD Muhammadiyah 2 Pontianak, judul karya Alat Pendeteksi Dini Asap Kebakaran Lahan dan Hutan; dan Sharon Harjo Utomo dari Young Edu Sains Surakarta, judul karya Peringatan Dini Gas Habis.

Pemenang favorit KJSA 2015 berhak memperoleh hadiah  tabungan pendidikan sebesar Rp 15 Juta dan delapan pemenang  lainnya mendapatkan  tabungan pendidikan sebesar Rp  10  Juta. Selain itu Seluruh pemenang dan  finalis  bersama  guru  pembimbingnya  berkesempatan bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo di  Istana Negara pada  tanggal  9 September  2015. Dan hasil karya 18 finalis KJSA 2015 akan ditampilkan di Pusat Peraga Iptek, Taman Mini Indonesia Indah selama 1 tahun.