Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, M. Nasir menjadi pembicara kunci dan membuka seminar internasional ”The Golden Triangle (Indonesia-India-China) Interrelations in Religion, Science, Culture and Economic” yang diselenggarakan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang berlokasi di Hotel Semesta, Semarang.

“Kementerian Riset, Teknologi,  dan Pendidikan Tinggi bertujuan untuk menghilirisasi dan mengkomersialisasi hasil penelitian melalui industri agar dapat dimanfaatkan langsung bagi masyarakat, karena selama ini banyak hasil penelitian yang dihasilkan hanya menjadi penghias lemari perpustakaan,” ungkap M. Nasir. Sementara menurut Rektor UNWAHAS,  Dr. H. Noor Achmad, M.A. “Tiga negara yaitu Indonesia, India dan China akan menjadi kekuatan yang besar dari berbagai sektor menyangkut ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan, maupun agama. Sehingga perlu melakukan kerja sama antar ketiga negara agar bisa bermanfaat bagi kawasan Asia dan dunia,” papar Noor Achmad.

Seminar dihadiri dan tampil sebagai pembicara adalah Mr. Gurjit Singh (Dubes India untuk Indonesia), Drs. H. Abu Hapsin, M.A. Ph.D. (Dosen UIN Walisongo), Prof. Talat Ahmad dari Jamia Millia Islamia University India, Prof. Dr. Park Nung Wong (Rektor Hong Kong University), Prof. Dr. Kacung Marijan, Prof. Dr. Komaruddin Amin, M.A. dan sejumlah pembicara lainnya. Seminar melibatkan pakar dan dosen perguruan tinggi (PT) dari Indonesia, India dan China. (wis/bkskpristekdikti)