Sejak didirikan di tahun 1977, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta memiliki peran yang penting dalam menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya memiliki wawasan yang luas dalam ilmu Al-Qur’an dan bidang ilmu yang terkait, tetapi juga memiliki karakter keislaman yang kuat, akhlaqul karimah, dan mampu bermanfaat bagi masyarakat.

Sabtu, 29 Agustus 2015, Menristekdikti M. Nasir berkesempatan hadir dalam acara Wisuda Sarjana S1 XVI, S2 IX, dan Dies Natalis XXXVIII Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) di Gedung Garuda Pusbangtendik Depok. Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Pendidikan Islam mewakili Menteri Agama RI dan Asisten Kesra DKI mewakili Gubernur Provinsi DKI Jakarta.

Huzaemah T. Yanggo selaku Rektor IIQ melaporkan bahwa wisuda S1 XVI dan S2 IX ini bertepatan dengan Dies Natalis XXXVIII IIQ, sebanyak 197 wisudawan dengan rincian Fakultas Syariah 28 wisudawan, Fakultas Ushuluddin 42 wisudawan, Fakultas Tarbiyah 72 wisudawan, dan Progam Pascasarjana sebanyak 55 wisudawan.

Pada sambutannya Menristekdikti M. Nasir berpesan kepada wisudawan agar kuliah bukan sekedar mencari gelar dan bercita-cita untuk bekerja, tetapi bekerja adalah untuk mencari ilmu. Jika sudah menjadi orang berpendidikan, Menristekdikti mengharapkan agar menjadi seorang sarjana yang mampu mencerminkan keilmuannya dan mengimplementasikan ilmu yang telah dimiliki semuanya. (nda/bkskpristekdikti)