Di sela-sela kunjungan kerjanya ke Makassar, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M. Nasir, berkunjung ke Fajar Media Group di Gedung Graha Pena Makassar,  Kamis, 20 Agustus 2015.

Dalam perbincangannya dengan Direksi dan Dewan Redaksi Fajar Media Group, Menristekdikti mengatakan ketegasannya untuk memberantas ijazah palsu.  Pemberantasan ijazah palsu merupakan  langkah perbaikan sistem pendidikan sebagai bagian dari revolusi mental, “Selain pemberantasan ijazah palsu, juga akan dilakukan perbaikan kurikulum bagi mahasiswa agar tidak banyak waktu yang terbuang sia-sia,” katanya.

Pada kesempatan ini Menristekdikti mengungkapkan kembali keinginannya untuk segera mencanangkan “Kampus Bebas Narkoba-Korupsi”. Menurutnya dengan tagline ini akan tertanam mindset untuk mejauhi narkoba dan korupsi. Dengan seperti itu akan tercipta iklim yang baik.

Lebih lanjut, Menristekdikti mengatakan keseriusan pihaknya dalam memberantas ijazah palsu dan peredaran narkoba yaitu melalui kerjasama dengan POLRI dan Badan Narkotika Nasional.  “Kampus baik swasta dan negeri harus menempel besar papan kalau kampus ini bebas narkoba. Maindset ini harus diubah agar ada semangat di kampus untuk membuat perubahan,” tegasnya. (mwr-wwj/bkskpristekdikti)