Pelantikan merupakan bagian dari dinamika proses penyegaran dan pemenuhan kebutuhan birokrasi. Sehingga rotasi, mutasi, dan promosi pejabat menjadi kebutuhan yang alamiah dan wajar, dan bertujuan menumbuhkan energi baru, menumbuhkembangkan kinerja aparatur sipil negara sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Dalam rangka mengisi pos-pos jabatan yang belum diisi setelah terbentuknya struktur baru Kemenristekdikti, Jumat, 28 Agustus 2015 di Gedung D Dikti, Menristekdikti M. Nasir resmi melantik pejabtan eselon 2 di lingkungan Kemenrisekditi a.l. : Prakoso sebagai Sesditjen Penguatan Riset dan Pengembangan; Moch. Wiwin Darwina sebagai Kepala Biro Keuangan dan Umum; Santoso Yudo Warsono sebagai Direktur Inovasi Industri; Bunyamin Maftuh sebagai Direktur Karier dan Potensi Sumber Daya Manusia; Ridwan sebagai Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi.

Selain melantik pejabat struktural di lingkungan Kemenrisekditi, Menristekdikti M. Nasir juga melantik rektor perguruan tinggi dan direkrur politeknik, a.l.: Sholeh Hidayat sebagai Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa; M. Syahruddin sebagai Direktur Politeknik negerin Medan;  Ibayasid sebagai Direktur Politeknik Negeri Surabaya; dan  Eko Julianto sebagai Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

Dalam sambutannya Menristekdikti mengingatkan para pejabat yang baru dilantik tersebut agar segera memacu kinerja, berkoordinasi dengan seluruh jajaran, menaati rambu-rambu peraturan, dan mengedepankan pelayanan kepada publik atau masyarakat. Sehingga tugas-tugas tahun ini serta rencana tahun 2016 dapat terselesaikan dengan akuntabel, efektif, dan efisien. M Nasir juga berpesan untuk menghilangkan dikotomi sebagai akibat penyatuan Kemenristekdikti, namun tetap memperhatikan fokus kegiatan masing-masing. Pemilihan para pejabat ini melalui proses terbuka, M. Nasir percaya dan yakin bahwa mereka merupakan pribadi yang tepat untuk menduduki jabatan tersebut.

Selamat bertugas untuk para energi baru di dunia riset, teknologi, dan pendidikan tinggi, semoga dapat mewujudkan sasaran-sasaran yang ditetapkan dalam program prioritas nasional Kemenristekdikti. Energi baru untuk Kemenristekdikti, energi baru untuk Indonesia. (flh/bkskpristekdikti)