Presiden Joko Widodo pada Rabu, 12 Agustus 2015 melakukan reshuffle Kabinet Kerja di Istana Negara, dan salah satunya adalah pergantian Menteri Koordinator Maritim dari  Indroyono Soesilo kepada Rizal Ramli sebagai Menteri Koordinator Maritim dan Sumberdaya berdasarkan keputusan Presiden (Keppres) nomor 79/P tahun 2015 tentang pergantian beberapa menteri Kabinet Kerja periode 2014-2019.

Sebagai tindaklanjutnya, maka pada 13 Agustus 2015 dilaksanakan serah terima jabatan Menko Maritim  yang bertempat di Auditorium BPPT pada pukul 09:00 WIB.

Dalam kesempatan sambutan serah terima jabatan tersebut, Indroyono menyebut bahwa Rizal memiliki tiga keunggulan dalam menjalankan kementerian yang sangat berporos pada sektor kemaritiman ini. Melalui kemampuan Rizal, diharapkan kemaritiman dan sumberdaya semakin maju serta dapat menghadapi tantangan zaman.

“Ada tiga keunggulan kemampuan teknik, ekonomi beliau doktor ekonomi dari Boston, mantan Menko. Sudah pasti tahu tiga-tiganya dan Insya Allah, bisa bawa maju maritim ke depan tantangan zaman yang bisa,” imbuh Indroyono.

Menanggapi pernyataan Indroyono, Rizal Ramli mengaku sangat salut dengan Indroyono yang dapat membangun kementerian yang baru ini kendati hanya dalam waktu 10 bulan. Dirinya meyakini, akan dapat bekerja keras untuk membangun sektor maritim agar menjadi poros dunia.

Upacara sertijab dihadiri oleh sejumlah menteri yakni Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Ristek, Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandy, serta Menteri Perdagangan yang baru dilantik, Thomas T. Lembong. (is-pkl/bkskpristekdikti)