Setelah berlangsung selama 4 hari yang dibuka pada Jumat, 7 Agustus 2015 oleh Menristekdikti, M. Nasir, maka pada Senin, 10 Agustus 2015 Sekjen Kemeristekdikti, Ainun Na’im menutup Pameran Ritch Expo 2015 yang bertempat di Lapangan D, Senayan, Jakarta Selatan. Acara penutupan dihadiri oleh Ibu Hasbiyah M. Nasir; Sekjen Kemenristekdikti, Prof. Ainun Na’im; Dirjen Riset dan Pengembagan Iptek, Muhammad Dimyati; dan beberepa pejabat teras Kemenristekdikti.

Acara didahului oleh laporan panitia Ritech Expo 2015 oleh Dirjen Riset dan Pengembangan Iptek, Muhammad Dimyati yang melaporkan bahwa selama 4 hari Ritech Expo 2015 dikunjungi tidak kurang dari 4000 orang dari berbagai kalangan, dan salah satu hasil pameran yang diikuti 110 stand dari 80an instansi dan lembaga penelitian berhasil diidentifikasi seratusan produk yang siap untuk dimasukkan dalam e-katalog LKPP.

Sebelum acara pokok penutupan Ritech Expo 2015, panitia mengumumkan para juara stand, antara lain : stand Favorit adalah stand BAPETEN yang selama pameran mencatatkan pengunjung paling banyak, stand terbaik pertama diraih oleh stand Pusat Unggulan Iptek Kemenristekdikti, stand terbaik ke-2 oleh Kemenko Maitim, stand terbaik ke-3 stand LPNK Kemeristekdikti. Sedangkan stand juara Harapan pertama stand Kementerian PUPR, Harapan ke-2 stand Dislitbang AD, sendangkan Harapan ke-3 adalah stand IPB-BLST. Disamping mendapatkan sertifikat juara, stand favorit dan juara terbaik pertama mendapatkan plakat kristal Kemenristekdikti.

Dalam kesempatan penutupan Ainun Na’im menyampaikan bahwa pameran seperti Ritech Expo 2015 sangat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia untuk meningkatkan daya saing bangsa. “Kesejahteraan masyarakat ditentukan oleh tingkat  inovasi yang dimiliki oleh masyarakat tersebut, saya juga berharap bahwa pameran ini dapat meningkatkan motivasi dan juga meningkatkan kerjasama antar pihak swasta dengan pihak pemerintah antara penemu, inventor, kalangan industri, pengusaha dan apa saja yang ditemukan bisa ditemukan dapat dimanfaatkan,” ujar Ainun Na’im.

Dalam sambutannya Ainun Na’im juga membahas mengenai MEA (Masyarakat Ekonomi Asean ). “Ekonomi ASEAN kita mempunyai manfaat untuk memasarkan barang dan jasa kita termasuk tenaga kerja kita bisa bekerja di luar negeri begitupun sebaliknya negera lain juga dapat memasarkan barang dan jasanya di Indonesia,” lanjut Ainun Na’im.

Ainun Na’im juga menyapaikan bahwa barang yang sudah mencapai tingkat komersial dapat dimasukan ke e-katalog sehingga dapat memenuhi kebutuhan pemerintah yang harus harus dibeli melalui e-katalog.
Demikianlah, akhirnya Ritech Expo 2015 yang berlangsung selama 4 hari akhirnya ditutup dengan resmi. Pada kesempatan ini seluruh panitia yang telah bekerja tanpa lelah dapat berfoto bersama Ibu M. Nasir, Bapak Sekjen, dan Bapak Dirjen Risbang. (is-pkl/bkskpristekdikti)