Kementerian Ristek, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia bersama BIC (Business Innovation Center) dan ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City menyelenggarakan Forum Nasional Inventor-Inovator-Investor 2015 dengan tema “Inovasi Indonesia Dari Indonesia Untuk Dunia”. Acara yang digelar pada 5 Agustus 2015 di Indonesia Convention Exibition, BSD City ini, merupakan salah satu rangkaian acara dari peringatan Hakterknas ke-20.

Acara ini dibuka oleh Menristekdikti, Mohamad Nasir, dan menghadirkan inventor dan inovator dari berbagai bidang ilmu dan pengetahuan, serta investor di berbagai kawasan, di antaranya para pelaku bisnis di berbagai kawasan di Indonesia. Forum ini merupakan forum nasional pertama yang akan mempertemukan inventor dan inovator Indonesia berkelas dunia, dengan para investor dan pebisnis untuk menjajaki peluang kerjasama bisnis inovatif yang berdaya saing.

Dalam kesempatan ini, M. Nasir atas nama Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya,  atas prakarsa Penyelenggara  Grand Launching “International Convention & Exhibition (ICE)” untuk menyelenggarakan forum ini, dan mempertemukan para Inventor, Inovator Indonesia dengan para Investor. sehingga nantinya akan terjadi korelasi yang baik antara inventor, inovator dan investor.

Selanjutnya, M. Nasir juga menyatakan bahwa sesuai program Nawa Cita Kabinet Presiden Jokowi, Kemenristekdikti telah mencanangkan pembangunan dan pengembangan 100 Science & Technology Parks (STP) di seluruh Indonesia yang berfungsi sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi, pusat penumbuhan wirausaha baru berbasis teknologi, dan pusat layanan teknologi maju ke masyarakat. ”Yang akan menjadi “ruh” dan sukses dari STP kita adalah terciptanya ekosistem yang kondusif, tempat bertemunya dan bersinerginya, para “inventor, inovator dan investor” untuk berinovasi dan juga untuk melakukan hilirisasi, komersialisasi, atau apapun namanya, dan pada akhirnya akan membangun Indonesia yang mandiri, yang kompetitif, dan yang semakin sejahtera, inilah yang harus menjadi sasaran kita bersama,” tutur Nasir. (dpd/pkl/bkkpristekdikti)