Hari Kebangkitan Teknologi Nasional, disingkat Hakteknas, merupakan satu hari bersejarah nasional yang sudah 20 kali diperingati sejak 10 Agustus 1995 hingga saat ini. Menjelang peringatan Hakteknas, Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi menggelar press conference pada 6 Agustus 2015 di Gedung BPPT II lantai 24 terkait persiapan Hakteknas ke-20 . Acara ini dihadiri oleh Menristekdikti, M. Nasir; Ketua Umum Peringatan Hakteknas ke-20, Muhammad Dimiyati; serta para pers media.

Pada kesempatan ini M. Nasir mengungkapkan bahwa pengharapan ke depan Indonesia bisa meningkatkan atau memanfaatkan hasil- hasil riset inovasi yang dilakukan oleh anak bangsa dan bisa dihilirkan pada dunia usaha. Tema Hakteknas pada tahun ini adalah “Inovasi Iptek Untuk Daya Saing Bangsa”, tema ini dijadikan awal harapan untuk mewujudkan “Dari Indonesia untuk Dunia”. Pangan, Energi dan Maritim menjadi topik utama pada Hari kebangkitan Teknologi Nasional. “Masalah pangan, energi dan maritim harus betul- betul memunculkan suatu inovasi, seperti pangan kita harus mampu mandiri hingga tidak lagi export dari luar negeri,” ujar M. Nasir.

Tujuan dari perayaan Hakteknas setiap tahunnya adalah untuk memberikan semangat kepada bangsa Indonesia khususnya generasi muda untuk selalu berkaya di bidang teknologi, mendorong pegiat Iptek untuk terus membangkitkan daya inovasi dan kreasi untuk kesejahteraan dan peradaban Indonesia, menghargai keberhasilan putera-puteri Indonesia dalam memanfaatkan, menguasai, dan mengembangkan Iptek, memberikan pertanggungjawaban kepada publik tentang hasil kegiatan komunitas iptek, menunjukkan bahwa semua bidang memerlukan iptek dan iptek adalah kunci daya saing bangsa.

Dalam acara ini juga disampaikan seluruh rangkaian acara yang akan diselenggarakan untuk peringatan Hakteknas, diantaranya Seminar Nasional, Rakornas, Pertemuan Forum “Inventor- Innovator- Investor”, pameran Riset dan Teknologi “Ritech Expo”, hingga peringatan hari puncak di Komando Lintas Laut Militer atau Kolinlamil di Tanjung Priok pada tanggal 10 Agustus yang akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI, Joko Widodo. (dr-pkl/bkskpristekdikti)