Jakarta – Gaung sepeda motor listrik saat ini sedang mengemuka, terutama sejak diperkenalkannya motor listrik Gesits, yang merupakan produk hasil kolaborasi antara periset dari dunia pendidikan dan pebisnis otomotif nasional, pada Selasa (3/5). Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir pada saat peluncuran tersebut bahkan sempat mengatakan bahwa Gesits merupakan produk masa depan bangsa Indonesia.

Gesits, sepeda motor jenis skuter matik bertenaga listrik buatan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dan Garansindo Group pun terus mendapatkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. Baru-baru ini, Plt. Duta Besar Amerika Untuk Indonesia, Brian McFeeters dan Konsulat Jenderal Heather C. Variava berkunjung ke markas Gesits di Kampus ITS pada Selasa (4/10). Hal ini tidak lain merupakan bentuk dukungan terhadap proyek sepeda motor masa depan bernama lengkap Garansindo Electric Scooter ITS atau yang akrab disapa Gesits.

Dalam kunjungan tersebut, Brian McFeeters mengungkapkan antusiasmenya berada di Kampus ITS bersama dengan salah satu pembuat motor Gesits. “Saya sangat ingin bertemu para pembuat motor Gesits ini, yang kabarnya akan mulai dijual dalam waktu 2 tahun ke depan,” ujarnya. Brian juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan pihak ITS untuk dapat melihat langsung skuter matik listrik, Gesits.

Sementara itu, Muhammad Al Abdullah, Presiden Direktur Garansindo Group, melalui postingan akun resmi media sosialnya menuliskan bahwa kedatangan perwakilan Duta Besar Amerika tersebut merupakan bentuk dukungan dan perhatian besar dari dunia internasional terhadap produk Gesits. Al juga mengatakan bahwa apresiasi ini membuat gembira para mahasiswa di ITS dan menambah spirit bagi Gesits untuk dapat segera memberikan produk karya anak bangsa yang berkualitas dengan standar internasional. (PSP)