Banjarmasin – Realisasi proyek jangka panjang dari 7 in 1 dapat mewujudkan perguruan tinggi yang lebih baik dan meningkatkan daya saing, hal ini disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti, Mohamad Nasir, saat meresmikan groundbreaking pembangunan gedung baru Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Sabtu (29/7).

Seperti yang diketahui, Menristekdikti, M. Nasir telah melaksanakan kegiatan road show dari proyek 7 in 1 sejak minggu lalu dimulai dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kemudian Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dan Universitas Lambung Mangkurat (Unlam).

Peresmian ini dihadiri oleh Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam),
Sutarto Hadi, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Intan Ahmad, Guru Besar Fakultas Kehutanan Unlam Gusti Muhammad Hatta, civitas akademika Unlam, dan para Rektor Perguruan Tinggi yang tergabung pada proyek 7 in 1.

Menteri Nasir berpesan, proyek 7 in 1 dirancang untuk memberikan kesempatan yang merata bagi 7 universitas yang tersebar di wilayah Indonesia guna menyusun program pengembangan SDM yang koheren dan berkelanjutan untuk menekankan pada keunggulan ekonomi di wilayah masing-masing. Universitas Lambung Mangkurat juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dari segi bidang sumber daya energi.

“Keragaman suatu wilayah dapat menjadikan pengembangan setiap universitas menjadi unik dan mempunyai identitas, Unlam diharapkan dapat mendukung pengembangan koridor di kawasan Kalimantan sebagai pusat pertambangan dan sumber daya energi,” tutur Nasir.

Menteri Nasir juga mengutarakan harapannya agar Unlam dapat meningkatkan mutu akses dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi seperti, menambah kapasitas layanan mahasiswa, meningkatkan jumlah dosen bergelar Doktor, meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, dan semakin memperkuat eksistensinya dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Hakikatnya, keunggulan sebuah perguruan tinggi tentu saja tidak hanya dinilai dari jumlah gedung, dosen, dan mahasiswa yang dimiliki, namun yang lebih penting adalah kontribusinya dalam menghasilkan SDM yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi di tingkat nasional dan Global,”. Tambahnya.

Selain itu, Mohamad Nasir beserta jajaran juga meresmikan dua gedung baru di Unlam antara lain; Gedung Pusat Informasi dan Pelayanan Terpadu (PIPT) dan Gedung Pasca Sarjana Universitas Lambung Mangkurat. (TJS)